Jakarta

Sejarah Jakarta: Asal Usul Karet Tengsin dari Nama Juragan Tanah yang Dermawan

Mohammad Tegar Tsabitul Azmi | 8 Oktober 2023, 10:00 WIB
Sejarah Jakarta: Asal Usul Karet Tengsin dari Nama Juragan Tanah yang Dermawan

AKURAT JAKARTA - Karet Tengsin merupakan salah satu kelurahan yang masuk ke Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Selain berada di lokasi strategis dan populer karena kawasan itu dikeliing gedung pencakar langit, Keret Tengsin juga terkenal karena keberadaan TPU Karet Bivak.

TPU Karet Bivak merupakan bersemayam tokoh ternama Indonesia, diantaranya istri Soekarno yaitu Fatmawati, Chairil Anwar dan Benyamin Sueb.

Konon, Karet Tengsin diambil dari seorang juragan tanah yang dulu menjadi penguasa kawasan tersebut yang dikenal kaya raya, baik hati dan dermawan.

Baca Juga: Hari Minggu Ini, Yuk Liburan Seru di Festival Taman Cempaka Cipayung. Berikut Rundown Acaranya

Juragan tanah itu bernama Tan Teng Sien, seorang keturunan Tionghoa yang menguasai perkebunan karet di kawasan itu. Memang, kawasan itu pada zaman dahulu merupakan perkebunan karet.

Tan Teng Sien dikenal saudagar kaya raya yang dermawan. Ia kerap menolak dan memberikan bantuan kepada masyarakat sekitar yang kesusahan

Tak hanya itu, juragan tanah itu juga menjadikan perkebunan karetnya sebagai lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar. Sehingga kehadiran kebun milik Tan Teng Sien sangat membantu masyarakat.

Karena kedermawanan dan kebaikannya, ia dangat dikenal masyarakat. Namun, pelafalan atau lidah masyarakat, terutama orang Betawi nama Tan Teng Sien dilafalkan menjadi "Tengsin".

Baca Juga: Mau Nonton Konser Musik Ekspectanica di Bekasi? Harga Tiketnya Mulai Rp 62 Ribu, Begini Cara Belinya

Setelah Tan Teng Sien meninggal, kebaikannya terus dikenang dan dikenal oleh masyarakat. Karenanya, kawasan itu kemudian dinamakan "Karet Tengsin".

Karet Tengsin dapat dimaknai sebagai perkebunan karet milik Tan Teng Sien. Dan nama Karet Tengsin populer hingga saat ini. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.