Jakarta

Sejarah Jakarta: Asal Usul Pasar Rumput yang Dikaitkan dengan Makanan Kuda

Mohammad Tegar Tsabitul Azmi | 9 Oktober 2023, 20:10 WIB
Sejarah Jakarta: Asal Usul Pasar Rumput yang Dikaitkan dengan Makanan Kuda

AKURAT JAKARTA - Pasar rumput merupakan salah satu pasar yang populer di DKI Jakarta. Tepatnya, pasar ini berlokasi di Jl. Sultan Agung, Pasar Manggis, Setiabudi, Jakarta Selatan.

Pasar ini berada di dekat Kecamatan Menteng. Lokasi yang berdekatan itu pun berkaitan dengan asal usul Pasar Rumput.

Pasar Rumput yang kini sudah berbeda dengan zaman dahulu. Pasar ini sekarang menjual beragam produk, mulai dari pakaian, perabotan, hingga peralatan elektronik.

Konon, pasar itu dinamakan Pasar Rumput karena dulu banyak masyarakat yang menjual rumput di kawasan tersebut.

Mereka terpaksa menjual rumput di kawasan itu karena dilarang memasuki kawasan pemukiman elit dan megah di Menteng.

Baca Juga: Diangkat dari Kisah Nyata, Film Horor 'Di Ambang Kematian' Tembus 1,2 Juta Penonton, Kurang dari 10 Hari

Mereka menjual rumput untuk memenuhi permintaan masyarakat, yang membutuhkan rumput untuk kuda yang dimiliki penghuni Menteng.

Dikisahkan, sebelum ada motor atau mobil, penghuni Menteng menggunakan sado atau delman sebagai alat transportasi dan angkutan.

Maka dari itu, mereka membutuhkan rumput untuk pakan kuda yang menark sado atau delam yang biasa mereka gunakan untuk berpergian.

Sebelum menjadi pasar serba ada seperti saat ini, Pasar Rumput pernah mencapai masa kejayaan di tahun 1950 sampai akhir 1970-an.

Baca Juga: Film yang Akan Tayang di Bioskop Indonesia Pekan Ini, Ada Anime hingga Film Korea Dibintangi Jisoo BLACKPINK

Namun, seiring berjalannya waktu, para pedagang rumput berhenti berjualan. Sebab, orang yang membutuhkan rumput sudah berkurang bahkan tidak ada.

Selain itu, sado atau delman yang biasa digunakan oleh penghuni Menteng pun sudah berganti menjadi kendaraan modern, seperti motor dan mobil. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.