Jakarta

Sejarah Jakarta: Asal Usul Nama Kelurahan Pondok Kelapa, Berkaitan dengan Pondok dari Pohon Kelapa

Mohammad Tegar Tsabitul Azmi | 24 November 2023, 16:08 WIB
Sejarah Jakarta: Asal Usul Nama Kelurahan Pondok Kelapa, Berkaitan dengan Pondok dari Pohon Kelapa

AKURAT JAKARTA - Pondok Kelapa merupakan salah satu kawasan yang populer dan strategis di wilayah Jakarta Timur. 

Pemukiman padat penduduk dan sejumlah gedung perkantoran ini merupakan salah satu kelurahan yang ada di Kecamatan Duren Sawit. 

Sejarah dan asal usul Pondok Kelapa ini beekaitan dengan keberadaan pondok-pondok yang terbuat dari pohon kelapa di zaman dahulu. 

Namun, kini pondok-pondok teesebut sudah tidak ada dan berganti menjadi gedung perkantoran dan pemukiman warga. 

Baca Juga: Caleg Golkar DKI Jakarta Gelar Turnamen Tenis Meja, Kembangkan Klub-klub Kecil di Kelurahan

Selengkapnya, buat kamu yang penasaran, berikut sejarah lengkap dan asal usul Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur. 

Dikisahkan, dulu banyak pondok yang terbuat dari batang dan daun kelapa di kawasan tersebut pada zaman dahulu. 

Pondok-pondok tersebut dijadikan tempat warga tinggal dan bernaung selama bertahun-tahun lamanya. 

Karena banyaknya, pondok yang terbuat dari pohon kelapa itu lah, masyarakat kemudian menamai dan menyebut kawasan itu Pondok Kelapa. 

Pembangunan berkembang pesat di kawasan itu setelah dibangun atau hadirnya Jalan Casablanca. 

Baca Juga: Konser Gratis Iwan Fals Besok di Makassar, Wajib Bawa Syarat Ini, Cek Lokasinya di Sini

Jalan tersebut menjadi penghubung antara Jakarta Timur dan Jakarta Selatan.

Semenjak itulah, perkembangan wilayah dan pembangunan berkembang pesat di kawasan tersebut dan semakin banyak yang bermukim di Pondok Kelapa. 

Hingga akhirnya muncul sejumlah komplek pemukiman dan gedung-gedung perkantoran yang turut mendukung aktivitas warga sekitar. (*) 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.