Jakarta

Makna Perayaan Hari Waisak: Meneladani Tekad, Semangat, Pantang Menyerah, dan Sifat-sifat Luhur Buddha

Ani Nur Iqrimah | 23 Mei 2024, 10:09 WIB
Makna Perayaan Hari Waisak: Meneladani Tekad, Semangat, Pantang Menyerah, dan Sifat-sifat Luhur Buddha

AKURAT JAKARTA - Setiap tahun pada purnama di bulan Waisak, umat Buddha merayakan Waisak.

Tahun ini, Hari Raya Waisak 2568 BE jatuh pada Kamis, 23 Mei 2024.

Kata Waisak berasal dari dua bahasa yaitu Vaisakha (Sansekerta) dan Vesakha (Pali) yang berarti nama bulan dalam kalender Buddhis.

Baca Juga: Daftar 20 Link Website PPDB 2024/2025 di Sejumlah Daerah, Mana Saja? Simak Selengkapnya di Sini

Pada kalender Masehi, Waisak umumnya jatuh pada akhir April, Mei, atau awal Juni.

Kalangan umat Buddha menyebut Waisak sebagai Hari Raya Trisuci Waisak, karena untuk memperingati tiga peristiwa penting, yaitu:

(1) Kelahiran Bodhisattva (calon Buddha) Siddharta Gautama di Taman Lumbini pada tahun 623 SM

Baca Juga: Hari Waisak 23 Mei 2024, Ini 20 Kata Ucapan Penuh Makna untuk Keluarga, Teman, Sahabat, dan Rekan Kerja

(2) Petapa Gotama mencapai Penerangan Sempurna di Bodh pada tahun 588 SM

(3) Wafatnya Buddha Gotama (Maha Parinibbana) di Kusinara.

Dikutip dari situs resmi Kementerian Agama RI, Menyongsong Waisak, umat Buddha sering mengadakan kegiatan bersih vihara, ziarah ke makan leluhur, bersih makam pahlawan.

Baca Juga: Ramalan Zodiak Hari ini 23 Mei 2024 Virgo, Libra, Scorpio, dan Sagitarius

Pada saat Hari Waisak, umat Buddha melaksanakan puja pada detik-detik bulan purnama.

Kegiatan lomba atau pentas kesenian juga dilaksanakan untuk memeriahkan perayaan Waisak.

Pencapaian Penerangan Sempurna merupakan salah satu peristiwa yang diperingati pada hari Waisak.

Baca Juga: Viral Pemotor Bawa Lemari Pakaian Besar dengan Dibonceng, Will Smith Sampai Terkesima

Pencapaian Buddha ini hendaknya menjadi inspirasi dan motivasi umatnya untuk senantiasa berbuat kebajikan.

Perayaan Waisak, tidak hanya sekedar melaksanakan tradisi puja, tetapi lebih dari itu.

Umat Buddha dapat meneladani tekad, semangat, pantang menyerah, dan sifat-sifat luhur Buddha serta senantiasa melaksanakan dhamma.

Baca Juga: Ramalan Zodiak Hari ini 23 Mei 2024 Taurus, Gemini, Cancer, dan Leo

Tekad dan semangat Buddha Gautama ditunjukkan pada saat beliau terlahir sebagai Petapa Sumedha, pada masa kehidupan Buddha Dipankara.

Petapa Sumedha bertekad untuk menjadi Buddha pada masa selanjutnya.

Ketika waktunya telah tiba, Siddharta Gautama terlahir di bumi untuk terakhir kalinya demi menyempurnakan parami.

Baca Juga: Ramalan Zodiak Hari ini 23 Mei 2024 Capricorn, Aquarius, Pisces dan Aries

Setelah Penerangan Sempurna terealisasikan, Buddha mendedikasikan hidupnya untuk menyebarkan dhamma dan membentuk Sangha.

Saat menjelang wafat, beliau berpesan, ”Oh para Bhikkhu, segala sesuatu tidak kekal adanya, berjuanglah dengan kewaspadaan (Maha Parinibbana Sutta). Sudahkah melaksanakan pesan beliau?

Kisah hidup Buddha Gautama mengajarkan kita perlunya perjuangan.

Baca Juga: Prediksi Cuaca Jakarta Hari Ini, 23 Mei 2024: Hujan akan Melanda Wilayah Jaktim dan Jaksel

Umat Buddha yang menyambut Waisak dengan penuh kesadaran dan meneladani sifat-sifat luhur Buddha mampu memaknai arti Waisak yang sesungguhnya.

Penghormatan atau puja tertinggi pada Buddha adalah dengan melaksanakan Dhamma dalam berbagai segi kehidupan, baik kehidupan sehari-hari, beragama, berbangsa dan bernegara.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.