Jakarta

Ampuh Amalan dari Gus Baha Dibaca di Malam Tahun Baru Islam, Berikut Bacaan dan Caranya.

Ainun Kusumaningrum | 6 Juli 2024, 17:11 WIB
Ampuh Amalan dari Gus Baha Dibaca di Malam Tahun Baru Islam, Berikut Bacaan dan Caranya.

AKURAT JAKARTA  - Ampuh, berikut amalan dari Gus Baha dibaca di malam Tahun Baru Islam, lengkap dengan bacaan dan cara mengerjakannya.

KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau Gus Baha memberikan amalan malam tahun baru Islam 1 Muharram atau 1 Suro.

Tak lain amalan tersebut ialah mengerjakan shalat tasbih dan wirid.

Baca Juga: Jam 6 Malam Ada Pawai Sejuta Obor di Puncak Bogor, Pengendara Diminta Gunakan Jalur Alternatif Jonggol atau Sukabumi

Dikutip dari buku Islam Santuy Ala Gus Baha, terdapat ibadah yang menghapus dosa tetapi bentuk wiridnya itu tasbih.

"Tidak ada istighfarnya inilah rahasia kenapa saya mengajarkan tasbih," kata Gus Baha.

Gus Baha menjelaskan, amalan inj berdasarkan hadits Nabi yang kemudian dijelaskan dalam kitab I'anatuth Thalibin.

Baca Juga: Hujan dari Pagi, 5 Wilayah di Jakarta Tertendam Banjir

Dari Ibnu Abbas ra, bahwa Rasulullah saw berkata kepada Abbas bib Abdul Muthalib:

"Maukah kamu saya kasih? Maukah kamu saya anugerahi? Apakah kamu tidak senang jika engkau melakukannya, Allah akan mengampuni dosamu, awalnya, akhirnya, yang lama, yang baru, yang tanpa disengaja maupun yang terang-terangan? Engkau shalat empat rakaat, di setiap rakaat membaca Al Fatihah dan satu surat."

Gus Baha menyatakan, amalan ini dapat menghapus dosa yang lalu dan akan datang. Sebab awal tahun dan akhir tahun Allah mengampuni dosa hamba-Nya.

"Awwalu wa akhiru, qadimahu wa haditsahu, sirrahu wa alaniyatahu. Kiai-kiai itu mengajarkan itu," jelasnya.

Adapun tata cara pelaksanaan shalat tasbih:

Ketika selesai membaca surat fatihah dan masih dalam keadaan berdiri membaca tasbih sebanyak 15 kali.

Bunyinya: Subhânallah, wal hamdu lillah, wa lâ ilâha illallah, wallahu akbar.

Lakukan rukuk dan dalam keadaan rukuk membaca tasbih 10 kali.

Ketika sujud membaca bacaan tasbih sebanyak 70 kali yang dirintis sebagai berikut:

Ketika sujud baca 10 kali.

Kemudian berdiri dari sujud, baca 10 kali.

Lalu lakukan sujud, dalam keadaan sujud baca 10 kali.

Bangkit dari sujud baca 10 kali.

Semua totalnya tujuh puluh lima kali tasbih.

Dilansir dari artikel keislaman NU Online yang ditulis oleh Ulil Hadrawi bertajuk 12 Amalan dalam bulan Muharram.

Para ulama sudah mengklasifikasikan jenis amalan yang hendaknya diperbanyak selama bulan Muharram.

Melakukan shalat
Berpuasa
Menyambung silaturahim
Bersedekah
Mandi
Memakai celak mata
Berziarah kepada ulama (baik yang hidup maupun yang meninggal)
Menjenguk orang sakit
Menambah nafkah keluarga
Memotong kuku
Mengusap kepala anak yatim
Membaca Surat al-Ikhlas sebanyak 1000 kali. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.