Jakarta

Pakai Sound Horeg Untuk Iring-iringan Karnaval, Seorang Ibu di Pati Jawa Tengah Nyaris Dikroyok Massa Hanya Karena Minta Volume Dikecilkan

Titania Isnaenin | 12 Agustus 2024, 16:02 WIB
Pakai Sound Horeg Untuk Iring-iringan Karnaval, Seorang Ibu di Pati Jawa Tengah Nyaris Dikroyok Massa Hanya Karena Minta Volume Dikecilkan

AKURAT JAKARTA - Kota Pati lagi-lagi viral di media sosial X.

Kali ini, terlihat video amatir yang beredar di akun media sosial X @folkshitt yang mengunggah aksi pemuda kroyok ibu-ibu.

Kejadian itu bermula saat seorang ibu-ibu menegur aksi karnaval yang menggunakan sound horeg agar mengecilkan volumenya.

Baca Juga: Namanya Dicatut Dalam Acara Klub Burning Sun Surabaya, Seungri Klarifikasi Hingga Acara Dibatalkan Pihak EO

Menurut konteks unggahan tersebut, terlihat ibu-ibu menyiram sound dengan air karena permintaannya tak digubris.

Sound horeg yang melewati kediaman wanita tersebut ia siram menggunakan selang kearah arak-arakan karnaval.

Melihat aksi tersebut, tim karnaval yang mengiring sound horeg itu langsung menghampiri wanita paruh baya dengan emosi.

Baca Juga: Viral, Pesan Suara Anies Baswedan Untuk Petinggi PKS Bocor, Bantah Ada Tenggat Waktu

Dalam video terlihat, banyak pemuda yang hampir mengeroyok wanita tersebut karena merasa tak terima sound horeg mereka disiram air.

Adapun merujuk pada informasi yang beredar di media sosial, kejadian itu terjadi di Desa Waturoyo, Margoyoso, Pati pada Minggu (11/8).

Video amatir yang direkam warga langsung menyita perhatian publik. 

Ini karena, Pati bukan kali pertama terlibat kasus yang membuat namanya trending di media sosial. 

Baca Juga: Seungri Sebut Tak Tahu Menahu Soal Gelaran Burning Sun Surabaya, Pihak EO Klarifikasi: Banyak Misleading

"Gak kapok-kapok Pati"

"Oh Pati ya"

"Pati lagi Pati lagi," kata netizen media sosial X.

Dalam kejadian itu setidaknya membuat sebagian barang perabotan warga menjadi rusak.

Lantaran volume sound horeg terlalu keras. 

Bagaimana menurutmu?. ***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.