VIRAL! Duel Siswa SMP di Pandeglang, Ada yang Bawa Golok dan Todongkan Senjata Mirip Pistol, Berawal Ribut Game Mobile Legend

AKURAT JAKARTA - Viral di media sosial, video yang memperlihatkan dua pelajar berseragam SMP sedang duel satu lawan satu di tengah lapangan.
Duel di tengah lapangan itu disaksikan rekan-rekannya. Disebutkan, peristiwa tersebut terjadi di Desa Koranji, Kecamatan Cadasar, Pandeglang, Banten, pada Selasa (5/11/2024) lalu.
Kasat Reskrim Polres Pandeglang, Iptu Alfian Yusuf, mengatakan perkelahian pelajar tersebut berawal dari saling ejek saat bermain game online.
Lebih lanjut, Iptu Alfian Yusuf mengatakan, dua pelajar yang terlibat duel di lapangan itu masing berinisial R (15) dan D (15).
Baca Juga: Prediksi Skor AS Roma vs Bologna Malam ini: Adu Sengit Dua Tim Papan Tengah Serie A 2024/2025
Dalam video yang viral dan diunggah pada Jumat (8/11/2024), tampak dua pelajar berkelahi di tengah lapangan sepak bola kampung.
Namun tiba-tiba pelajar lainnya datang dari pinggir lapangan dan mengacungkan golok ke arah kelompok pelajar lain.
Tak hanya itu, satu pelajar juga menodongkan benda mirip pistol ke arah pelajar yang menonton perkelahian tersebut.
Sejumlah pelajar pun tampak langsung berhamburan saat ditodong benda mirip pistol itu.
"Awalnya perkelahian antara R dan D, itu dimulai dari masalah Mobile Legend, terus akhirnya saling ejek, terus duel. Si anak-anak ini bawa teman-temannya," kata Iptu Alfian.
Iptu Alfian mengatakan, saat ini pihaknya sudah mengamankan para pelajar yang terlibat dalam peristiwa tersebut.
"Ada tiga orang (diamankan), di antaranya dua orang yang duel, satu orang yang menodongkan senjata pistol," katanya.
Baca Juga: Langkah Nyata, Gandeng Industri di Kabupaten Tangerang, Maesyal-Intan Perbanyak Lapangan Kerja
Lebih lanjut, Iptu Alfian mengatakan, benda mirip pistol yang ditodongkan oleh seorang pelajar ternyata merupakan korek api. "Itu korek api yang bentuknya mirip pistol," katanya.
Sedangkan bocah yang menodongkan senjata tajam, hingga saat ini masih diburu. "Anak yang menodongkan senjata tajam sampai sekarang masih kita cari, belum bisa diamankan," ungkapnya.
Meski sudah diamankan, lanjutnya, namun para pelajar itu tidak ditahan. Bocah-bocah itu hanya dikenai wajib lapor.
"Untuk sementara ini yang kita amankan pelaku perkelahian dan pelaku yang menodongkan senjata api. Namun senjata api itu korek, jadi untuk saat ini kita tidak bisa melakukan proses hukum lebih lanjut," katanya.
Para orang tua siswa dan pihak sekolah juga sudah dipanggil, dan diberi tahu bahwa para siswa yang terlibat dikenai wajib lapor setiap hari, sebagai bentuk pembinaan.
Baca Juga: Febby Rastanty Resmi Bergelar Ibu Bhayangkari, Sosok Suami Jadi Sorotan, Ini Dia Profilnya!
"Namun di sini kita memberikan pembinaan setiap hari wajib datang ke Polres untuk kita berikan pembinaan," pungkasnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Prediksi Skor Kazakhstan vs Kepulauan Faroe di UNL, 6 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Tanpa Kemenangan?
- 2Prediksi Skor Kroasia vs Spanyol di UNL, 7 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan 0-7?
- 3Prediksi Skor Inggris vs Ceko di UNL, 7 Oktober 2026: Mampukah The Three Lions Lanjutkan Tren Gemilang?
- 4Raker HAPPI Jatim 2026, Prof Zainul Hidayah Terpilih Jadi Ketua
- 5Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Tapi Mengapa Ranking FIFA Indonesia Tidak Naik? Ini Penjelasannya!
- 6Hadiri Festival Indonesia 2026 di Korea Selatan, Wagub Rano Perkuat Diplomasi Budaya Jakarta - Seoul
- 7RDF Rorotan Belum Maksimal, Legislator Golkar Dimaz Raditya Soroti Efektivitas Anggaran Rp170 Miliar
- 8Putusan MK Terkait Ijazah Gibran, Direktur IPO Sebut DPR Punya Celah Makzulkan Wapres
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!




