Jakarta

Terungkap! Setelah Tembak Mati Kasat Reskrim, AKP Dadang Juga Hendak Bunuh Kapolres Solok Selatan, Rumah Dinasnya Diberondong Peluru

Sastra Yudha | 24 November 2024, 17:35 WIB
Terungkap! Setelah Tembak Mati Kasat Reskrim, AKP Dadang Juga Hendak Bunuh Kapolres Solok Selatan, Rumah Dinasnya Diberondong Peluru

AKURAT JAKARTA - Entah apa yang ada di pikiran Kepala Bagian Operasional (Kabag Ops) Polres Solok Selatan, AKP Dadang Iskandar.

Setelah menembak mati Kasat Reskrim, AKP Ryanto Ulil Anshar, AKP Dadang juga berniat menghabisi Kapolres Solok Selatan, AKBP Arief Mukti.

Dadang Iskandar yang kini telah dipecat dan ditetapkan sebagai tersangka, melepaskan rujuh peluru ke rumah dinas Kapolres Solok Selatan.

Beruntung, Kapolres beserta keluarga dan seluruh penghuni yang ada di rumah dinas tersebut, selamat dari maut.

Baca Juga: Siapa Vior yang Viral Gara-gara Video 15 menit 20 Detik? Berikut Profil Nita Vior, Gamers Besutan Onic Sports yang Ramai Diperbincangkan

Dirreskrimum Polda Sumbar, Kombes Andry Kurniawan, mengungkapkan bahwa setelah menembak Kasat Reskrim AKP Ryanto Ulil Anshar di halaman Mapolres Solok Selatan, pelaku langsung pergi menuju rumah dinas Kapolres.

"Kita temukan proyektil di dalam rumah dinas. Jadi, setelah mengeksekusi Kasat Reksrim, tersangka mendatangi rumah Kapolres yang jaraknya sekitar 20 meter dari lokasi penembakan pertama," ungkapnya kepada wartawan di Mapolda Sumbar, Sabtu (23/11/2024).

Kombes Andry merinci, polisi menemukan enam selongsong peluru di sekitar rumah dinas Kapolres, namun lubang ada tujuh.

"Berdasarkan olah TKP, memang betul ada penembakan di rumah dinas Kapolres. Kita temukan proyektil dan selongsong di sana. Enam selongsong kita temukan di sekitar rumah dinas Kapolres," jelasnya.

Kombes Andry menjelaskan, saat penembakan berlangsung, Kapolres sedang berada di dalam rumah. "Ya, Pak Kapolres ada di dalam rumah," ungkapnya.

 

Baca Juga: Visi-Misi dan Program Kerjanya Dinilai Lebih Realistis, Ratusan Kader Partai Demokrat Alihkan Dukungan ke Maesyal-Intan di Pilkada Kabupaten Tangerang

Namun demikian, terkait motif penembakan, Kombes Andry belum dapat mengungkapkan.

"Apakah tujuannya memang menghabisi Kapolres? Itu yang sedang kita lakukan pendalaman. Tapi dari hasil olah TKP, penembakan memang satu arah," jelasnya.

Diketahui, penembakan itu terjadi pada Jumat (22/11/2024) dini hari. Peluru dari senjata api AKP Dadang mengenai wajah korban, yakni di bagian pelipis dan pipi tembus ke belakang kepala.

Korban ditembak sesaat usai mengamankan pelaku tambang illegal galian C. Bahkan, proses pemeriksaan pelaku masih berlangsung. Tiba-tiba korban dipanggil keluar oleh pelaku.

Sempat terjadi cekcok mulut di halaman parkir Polres Solok Selatan, sebelum terdengar letusan senjata api beberapa kali.

Baca Juga: Punggawa Timnas Garuda Justin Hubner Komen Di Live Instagram Jennifer Coppen, Netizen: Bahaya Nih Incer Mama Kamari

Seketika, Kasat Reskrim AKP Ryanto Ulil ditemukan tergeletak bersimbah darah dan tewas di tempat.

Sedangkan pelaku, AKP Dadang Iskandar, langsung pergi meninggalkan lokasi. (*)

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.