Pengacara Cantik Ini Nekat Jadi PSK di Bali, Pasang Tarif Rp 7 Juta untuk Sekali Kencan

AKURAT JAKARTA - Seorang perempuan cantik yang berprofesi sebagai pengacara, nekat menjadi pekerja seks komersial (PSK) di Bali.
Pengacara cantik itu berinisial AGA (33). Ia ditangkap petugas di vila kawasan Kelurahan Seminyak, Kecamatan Kuta, Badung, pada 13 November 2024.
Di vila tersebut, petugas mengamankan paspor, alat kontrasepsi, serta sejumlah uang tunai dalam bentuk rupiah, dolar Australia dan Euro.
Penangkapan AGA berawal dari kecurigaan petugas yang mendeteksi adanya aktivitas mencurigakan melalui komunikasi digital.
Setelah ditangkap dan diinterogasi, AGA mengakui telah menjadi PSK di Bali demi memenuhi biaya kebutuhan hidupnya.
Pengacara ini juga mengakui memasang tarif bayaran sebesar Rp 7 juta hingga Rp 8 juta untuk sekali kencan.
Warga negara (WN) Brasil itu awalnya masuk ke Indonesia pada 25 Oktober 2024 melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.
AGA datang ke Indonesia menggunakan visa kunjungan yang berlaku selama 30 hari untuk berlibur di Pulau Dewata.
Di negara asalnya, AGA bekerja sebagai pengacara. Setelah tinggal di Bali, ia kehabisan uang. Sehingga terpaksa menjadi PSK untuk memenuhi kebutuhan hidup.
Perempuan berusia 33 tahun ini pun akhirnya dideportasi oleh petugas Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Denpasar, pada Kamis (28/11/2024).
AGA dideportasi melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai dengan pengawalan petugas Rudenim Denpasar.
"Pelanggaran izin tinggal dan keterlibatan dalam kegiatan ilegal, seperti prostitusi, tidak dapat ditoleransi," ujar Kepala Rudenim Denpasar, Gede Dudy Duwita, dalam siaran pers, Jumat (29/11/2024).
Imigrasi Ngurah Rai menyatakan AGA telah melanggar Pasal 75 ayat (1) Undang-Undang Nomor 6 tahun 2011 tentang Keimigrasian. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Mutasi Besar-Besaran Polda Metro Jaya: Kasat Reskrim, Kasat Lantas, hingga Belasan Kapolsek Resmi Diganti, Ini Daftarnya!
- 2Terbukti Terbitkan Polis Tanpa Izin, AIA Financial Dihukum Bayar Rp 15 Miliar Kepada Nasabah
- 3Truk Molen Rem Blong Tabrak Kerumunan di Bekasi: 6 Tewas, 6 Luka-luka, Ini Daftar Nama Korban
- 4Disdik DKI Minta Maaf Pencairan KJMU Tahap II 2026 Mundur, Kapan Jadinya? Cek di Sini!
- 5Sudaryono Kembali Diusung Jadi Ketua Umum APPSI, Munas Digelar November 2026
- 6Peresmian Kampung Al-Qur'an di Mauk: Bupati Maesyal Harapkan Generasi Muda Tangerang Berakhlak Mulia Siap Hadapi Tantangan Zaman
- 7Munas X HWK 2026 Mulai Digelar, Bahas Penguatan Peran Politik Perempuan di Era Perkembangan Digital dan AI
- 8Klasemen Rookie Moto3 2026: Veda Ega Raih Posisi Kedua Setelah Sabet Runner-up di Malaysia
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!




