Jakarta

Identifikasi Jenazah Alvaro di RS Polri Masuki Tahap Forensik

Titania Isnaenin | 24 November 2025, 19:27 WIB
Identifikasi Jenazah Alvaro di RS Polri Masuki Tahap Forensik

 

 

AKURAT JAKARTA — Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, mulai melakukan pemeriksaan forensik terhadap jenazah Alvaro Kiano Nugroho.

Anak berusia enam tahun yang hilang sejak Maret 2025 dan ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Proses identifikasi dilakukan setelah jenazah diserahkan kepada tim forensik RS Polri pada Senin (24/11) sekitar pukul 00.45 WIB.

“Saat ini sedang proses identifikasi jenazah Alvaro,” ujar Kepala RS Polri Brigjen Polisi Prima Heru Yulih saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin.

Baca Juga: 25 Ide Ucapan Hari Guru Nasional, Mulai Formal Hingga Personal Bernuansa Humor

Menurut Prima, tim forensik telah melakukan pemeriksaan luar dan dalam sebagai prosedur awal.

Tahap ini diperlukan untuk mengetahui kondisi jenazah, menelusuri dugaan penyebab kematian, serta menjadi dasar sebelum pengambilan sampel DNA.

“Betul, saat ini sedang dilaksanakan pemeriksaan luar dan dalam,” kata Prima.

Hingga berita ini diturunkan, proses identifikasi masih berlangsung.

Pihak RS Polri belum memberikan hasil pemeriksaan maupun perkiraan waktu penyelesaiannya.

Baca Juga: Rafflesia Rejang Lebong Tarik Wisatawan Oxford Hingga Rusia

Ditemukan dalam Kondisi Kerangka

Sebelumnya, polisi menemukan jasad yang diduga Alvaro di aliran Kali Cilalay, Bogor, Jawa Barat.

Saat ditemukan, kondisi jasad telah berupa kerangka, sehingga kepastian identitas harus dipastikan melalui tes DNA.

Alvaro dinyatakan hilang sejak Kamis, 6 Maret 2025, dan tidak terdeteksi selama delapan bulan sebelum akhirnya ditemukan.

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Nicolas Ary Lilipaly mengungkap pelaku pembunuhan Alvaro adalah ayah tirinya sendiri.

Ia menyebut pelaku telah diamankan dan polisi menemukan kerangka yang diduga milik Alvaro setelah pemeriksaan terhadap tersangka.

“Pelaku adalah ayah tirinya Alvaro,” ujar Nicolas.

Polisi juga menyebut pelaku sempat berpura-pura membantu keluarga melakukan pencarian, sebelum akhirnya terungkap keterlibatannya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.