Sulap Kawasan Pesisir Jadi Daerah Maju, Bupati Zaki Raih Penghargaan APDI B-Universe 2023

AKURAT.CO - Berbagai penghargaan terus diraih Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar, atas dedikasinya membangun daerahnya selama dua periode menjabat bupati.
Kali ini, Bupati Zaki Iskandar meraih penghargaan Apresiasi Pemerintah Daerah Indonesia (APDI) B-Universe 2023, untuk kategori Akselerasi Pembangunan Ekonomi Daerah.
Bupati Zaki diberi penghargaan tersebut, atas inisiatif program Gerakan Pembangunan Masyarakat Pesisir (Gerbang Mapan).
Penghargaan diserahkan oleh Guru Besar Universitas Trisakti, Dadan Umar Daihani, dan diterima langsung oleh Bupati Ahmed Zaki Iskandar di Hotel JS Luwansa, Jakarta, pada Selasa (12/9) malam.
Baca Juga: Luar Biasa! Pertama di Banten, Pemkab Tangerang Raih Sertifikat ISO 37001:2016
Hadir dalam acara tersebut; Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Komisaris Utama B-Universe Enggartiasto Lukita, Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri Akmal Malik, Guru Besar Universitas Trisakti Dadan Umar Daihani, Direktur Eksekutif Komite Pemantauan Pelaksanaan Otonomi Daerah Herman Suparman, serta pengajar dan Peneliti Binus Business School Wahyu T Setyobudi.
Dalam sambutannya, Bupati Zaki menyampaikan rasa syukurnya atas prestasi yang didapatkan. Menurutnya, penghargaan ini bukan untuk dirinya saja, namun juga untuk masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Tangerang.
"Terima kasih kepada dewan juri dan B-Universe. Ini apresiasi kepada masyarakat Kabupaten Tangerang, khususnya Ketapang," ungkapnya.
Penghargaan APDI B-Universe 2023 yang didapat Bupati Zaki, tidak lepas dari keberhasilan program Gerbang Mapan yang diaplikasikan di Desa Ketapang, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang.
Baca Juga: Dibangun Tanpa Pakai Uang Negara, JPM Dukuh Atas Tuai Pujian dan Apresiasi
Desa nelayan yang kini bertransformasi menjadi Ketapang Urban Aquaculture ini, dibangun secara terintegrasi dengan meningkatkan potensi blue economy dan green economy.
Menurut Bupati Zaki, Desa Ketapang juga menjadi percontohan, bukan hanya nasional tapi internasional oleh anggota Partnerships in Environmental Management for the Seas of East Asia (PEMSEA).
Bahkan dari World Bank dan Islamic Development Bank, telah meninjau dan mengapresiasi peningkatan ekonomi biru dan ekonomi hijau yang berjalan dengan baik di Desa Ketapang.
"Ekonomi biru kita membantu nelayan yang dapat penghasilan hasil laut yang kita upgrade dengan menciptakan pasar lelang ikan dan ekonomi hijau melalui mangrove yang menjadi bagian usaha kita. Bukan hanya meningkatkan ekonomi masyarakat, namun juga melestarikan lingkungan hidup," tandasnya.
Baca Juga: 5 Manfaat Minyak Zaitun untuk Kesehatan Kulit dan Rambut
Bupati Zaki menyampaikan, saat ini Desa Ketapang telah menjelma menjadi kampung pesisir yang maju. Ini terbukti dari kegiatan-kegiatan yang dilakukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Salah satunya adalah kegiatan Tangerang Mangrove Jazz Festival yang digelat pada 9-10 September lalu, yang bertujuan meningkatkan ekonomi wilayah pantai utara.
"Ke depan Ketapang ini menjadi model desa pesisir pantai yang terintegrasi dan komprehensif, karena akan ada banyak sekali perubahan untuk meningkatkan derajat kesehatan dan sosial masyarakat," ungkapnya.
Berawal dari Desa Ketapang, ia menyampaikan bahwa desa pesisir lainnya juga akan dibangun sedemikian rupa dengan konsep sesuai geografis dan tetap mengutamakan mangrove.
Beberapa desa tersebut adalah Desa Kronjo, Desa Surya Bahari, Desa Tanjung Pasir, dan Desa Marga Mulya.
Baca Juga: KPU Tetapkan 204 Juta DPT Pemilu 2024, Gen-Z Dominasi Kelompok Pemilih Muda
Ia berpesan kepada masyarakat Ketapang untuk memelihara infrastruktur yang sudah dibangun. Diharapkan ada inovasi-inovasi baru yang lahir dari tangan masyarakat demi kemajuan daerahnya.
"Buat masyatakat Desa Ketapang untuk menjaga dan merawat bangunan, dengan lebih baik lagi, baik sarana maupun prasarana fasilitas yang ada di Ketapang. Bagi Pemkab Tangerang terus bekerja dan berinovasi untuk daerah dan juga untuk masyarakat," pungkasnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor Torino vs Udinese di Serie A, 13 Oktober 2026: Mampukah Granata Bangkit di Kandang?
- 2Prediksi Skor Coventry City vs Newcastle United di Premier League, 13 Oktober 2026: Mampukah The Sky Blues Menghentikan Dominasi The Magpies?
- 3Prediksi Skor Levante vs Sevilla di La Liga, 13 Oktober 2026: Duel Dua Tim Terluka di Ciudad de Valencia
- 4Prediksi Skor Aston Villa vs Brentford di Premier League, 10 Oktober 2026: Rekor Tak Terkalahkan The Bees Diuji Unai Emery
- 5Prediksi Skor Atalanta vs Venezia di Serie A, 12 Oktober 2026: Mampukah La Dea Mengakhiri Tren Negatif?
- 6Prediksi Skor Sunderland vs Brighton di Premier League, 10 Oktober 2026: Akankah Peforma Apik The Seagulls Tambah Derita Tuan Rumah?
- 7Prediksi Skor Hoffenheim vs Hamburger SV di Bundesliga, 10 Oktober 2026: Misi Kebangkitan Dua Tim yang Terluka
- 8Prediksi Skor Ipswich Town vs Fulham di Premier League, Sabtu 10 Oktober 2026: Mampukah The Tractor Boys Memutus Rekor Buruk?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!






