Pasukan Julid Indonesia dan Malaysia Siap-siap! Serangan Umum ke IDF Israel Segera Dilakukan Kembali, Tunggu Info dari @Greschinov

AKURAT JAKARTA - Beredar seruan di media sosial agar para netizen Indonesia dan Malaysia bersiap-siap untuk kembali melakukan serangan ke media sosial tentara Israel (IDF).
Serangan di dunia maya ini sebagai respon atas kebrutalan tentara Israel yang menghancurkan Rumah Sakit Indonesia dan Sekolah Qur'an Malaysia yang berada di Gaza, Palestina.
Seruan 'jihad' ini disampaikan oleh Ustadz Azzam Mujahid Izzulhaq lewat akun resminya @azzamizzulhaq. Surat ditujukan kepada: Pertama, Tentera Bawang Malaysia di akun (@marchfoward dan @sekeulawan).
Kedua, ditujukan kepada Indonesian Netizen Forces (@Greschinov dan @KING_VADUKA). Ketiga, ditujukan kepada seluruh pasukan dua negara tersebut di manapun berada.
Ini bukan kali pertama serangan netizen Indonesia terhadap IDF Israel. Sebelumnya, Erlangga @Greschinov bersama netizen Indonesia melakukan julid dan serangan ke media sosial tentara Israel.
Bahkan, nama Erlangga Greschinov pun menjadi sorotan di media sosial X (dulu Twitter), karena akibat ulahnya julid ke medsos IDF, sampai bikin tentara Israel menutup akun sosmednya.
Rupanya, Erlangga @Greschinov bukan orang sembarangan. Ia memang berprofesi sebagai guru bahasa Inggris. Namun ternyata, Erlangga menguasai 5 bahasa asing.
Untuk diketahui, Erlangga Greschinov adalah pendiri Fakta Bahasa dan Gr's Course.
Melalui blog pribadinya, ia menyebut bahwa Fakta Bahasa adalah sebuah komunitas bahasa-budaya. Sedangkan Gr's Course merupakan tempat kursus bahasa asing berbayar.
Erlangga menyebut dirinya sebagai poligloy, atau orang yang pandai dalam berbagai bahasa.
Dilansir dari berbagai sumber, pria kelahiran Jakarta pada 28 April 1993 ini menguasai bahasa Inggris, Belanda, Rusia, Prancis, dan Esperanto.
Melalui akun X @Greschinov, Erlangga Greschinov membagikan puluhan akun media sosial milik tentara Israel atau IDF.
Ia membagikan 50 akun Instagram milik tentara IDF. Bahkan ia juga membagikan puluhan nomor WhatsApp milik tentara IDF.
Selanjutnya, ia meminta netizen Indonesia dan Malaysia menyerang puluhan akun media sosial dan nomor WhatsApp milik IDF Isreal.
Netizen Indonesia pun menyerang akun medsos tentara Israel melalui komentar negatif yang pedas, berisi cibiran dan makian.
Aksi netizen itu pun membuat tentara Israel frustasi karena diserbu komentar negatif. Hingga mereka menutup akun-akun medsos yang biasa digunakan untuk propaganda tersebut.
Kini, @Greschinov kembali mengajak para netizen Indonesia dan Malaysia untuk kembali melakukan serangan umum. Teknis dan tanggalnya kapan, akan segera dipublikasikan. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!

