Pakai Taktik 'Membunuh Tikus di Sarangnya', Israel Ternyata Meniru Mesir: Banjiri Terowongan Gaza dengan Air Laut

AKURAT JAKARTA - Tentara Israel mulai kewalahan melawan Hamas di Jalur Gaza, Palestina. Sebab, para pejuang Hamas berlindung di terowongan bawah tanah di Gaza.
Terowongan Hamas di Gaza ini ditaksir memiliki panjang 500 kilometer atau 311 mil. Jika angka ini akurat, maka panjang terowongan Metro Gaza setara dengan panjang setengah kereta bawah tanah di New York.
Menurut Wall Street Journal, Rabu (13/12/2023), tentara Israel mulai membanjiri terowongan tersebut dengan air laut Mediterania. Tujuannya, memaksa pejuang Hamas yang berada di terowongan itu untuk keluar.
Israel meyakini, ratusan pejuang Hamas berlindung di dalam terowongan ini. Selain itu, terowongan Gaza juga disinyalir menjadi tempat penyimpanan senjata dan logistik pejuang Hamas.
Taktik membanjiri terowongan bawah tanah milik Hamas ini mungkin terdengar mengejutkan. Tapi ternyata, bukanlah hal baru. Ternyata, Israel meniru Mesir.
Negara Piramida itu pernah melakukan hal yang sama setidaknya dua kali. Mereka menyebutnya sebagai taktik membunuh tikus di dalam sarangnya.
Dikutip dari Insider, Mesir yang berbatasan dengan Gaza di timur, pernah berencana melakukan hal serupa pada tahun 2013.
Saat itu, militer Mesir berupaya membanjiri terowongan penyelundupan yang menghubungkan Gaza ke Semenanjung Sinai.
Mesir menggunakan air limbah yang berbau busuk untuk membanjiri terowongan itu.
Presiden Mesir saat itu, Mohamed Morsi, ingin menutup terowongan dan memblokir aliran senjata dan militan dari Gaza ke Sinai, tempat pemberontakan sedang berlangsung.
Menurut New York Times, militer Mesir sebelumnya telah mencoba memompa gas ke dalam terowongan sebelum beralih ke air dari saluran pembuangan. Tindakan itu pada akhirnya menghancurkan sekitar dua lusin terowongan.
Beberapa tahun kemudian, Mesir mulai membanjiri terowongan menggunakan air yang dipompa dari Laut Mediterania.
Saat itu, para pejabat Mesir mengkonfirmasi kepada Al Jazeera bahwa pemompaan air sedang dilakukan dan bertujuan untuk mengakhiri kegiatan penyelundupan.
Presiden Mesir Abdel-Fattah el-Sisi mengklaim bahwa banjir di terowongan tersebut dilakukan demi alasan keamanan. Pihaknya berkoordinasi dengan Otoritas Palestina yang memerintah Tepi Barat dan memerintah Gaza sampai Hamas mengambil alih.
Dalam pernyataan bersama pada bulan September 2015, beberapa faksi Palestina mengutuk banjir tersebut.
Baca Juga: Besok Bakal Ada Konser Gratis Ananda Badudu di Jakbar, Cek Lokasi dan Waktunya di Sini
Mereka khawatir banjir tersebut akan menghancurkan lahan pertanian dan mencemari cadangan air bawah tanah.
Pada tahun 2016, Mesir kembali melancarkan operasi membanjiri terowongan. Yuval Steinitz, seorang menteri Israel saat itu, mengatakan bahwa banjir tersebut sebagian atas permintaan Israel, dan menggambarkannya sebagai solusi yang baik untuk mengatasi jaringan terowongan Hamas. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor Kepulauan Faroe vs Kazakhstan di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Punya Modal Kandang Kuat
- 2Prediksi Skor Islandia vs Estonia di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Incar Awal Positif
- 3Prediksi Skor Kosovo vs Irlandia di UNL, 25 September 2026: Duel Perdana yang Sulit Diprediksi
- 4Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di UNL, 25 September 2026: Dapatkah Khvicha Kvaratskhelia Menjadi Pembeda?
- 5Prediksi Skor Armenia vs Latvia di UNL, 25 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Tanpa Kemenangan?
- 6Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di UNL, 26 September 2026: Mampukah The Brave Falcons Lanjutkan Tren Positif?
- 7Prediksi Skor Andorra vs Malta di UNL, 24 September 2026: Mampukah Tim Tamu Pertahankan Rekor Tak Terkalahkan?
- 8Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg di UNL, 26 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Amankan Kemenangan Perdana?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!





