11 Kota di Dunia Ini Diprediksi Bakal Tenggelam Sebelum Tahun 2.100, Jakarta Nomor Berapa? Ini Faktor Penyebabnya

AKURAT JAKARTA - Sebuah organisasi non profit dunia, yaitu Forum Ekonomi Dunia atau lebih dikenal dengan nama World Economic Forum (WEF), membuat laporan penelitian tentang pengaruh iklim global terhadap lingkungan.
Dalam laporan WEF tersebut dikatakan bahwa ada 11 kota di dunia yang terancam tenggelam sebelum tahun 2.100. Salah satunya adalah Kota Jakarta, Indonesia.
Diketahui, World Economic Forum (WEF) didirikan di Jenewa. WEF terkenal dengan pertemuan tahunannya di Davos, Swiss.
Dalam pertemuan tersebut, hadir para pemimpin bisnis dunia, pemimpin politik seluruh dunia, cendekiawan dan wartawan terpilih, untuk mendiskusikan masalah penting yang dihadapi dunia, termasuk masalah kesehatan dan lingkungan.
Baca Juga: Pendaftaran Lowongan Kerja Tenaga Kesehatan Haji Tahun 2024 Telah Dibuka, Cek Disini
Forum ini juga mengadakan "Annual Meeting of the New Champions" di Cina dan beberapa sesi pertemuan wilayah setiap tahunnya.
Organisasi ini didirikan pada tahun 1971 oleh Klaus M. Schwab, seorang profesor bisnis, insinyur, dan ekonom asal Jerman.
Selain menggelar pertemuan, Forum ini menghasilkan beberapa seri laporan penelitian dan melibatkan anggotanya untuk melakukan inisiatif di sektor-sektor tertentu.
Nah, baru-baru ini WEF merilis hasil penelitiannya soal pemanasan global dan imbasnya yang dapat memicu kenaikan permukaan air laut di wilayah pesisir, dan menyebabkan kota di pesisir tersebut terancam tenggelam.
Selain pemanasan global, tenggelamnya kota pesisir di dunia termasuk Jakarta, juga dipengaruhi oleh faktor eksploitasi air tanah berlebih.
Berdasarkan pengukuran satelit Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA), terlihat kenaikan permukaan air laut secara global sejak 1993 hingga 2 Mei 2022.
Selama periode tersebut, kenaikan mencapai 101,2 mm (10,1 cm), atau 3,3 mm per tahun. Kenaikan muka air laut ini diperparah dengan adanya perluasan air laut saat memanas.
Kabar mengenai ancaman tenggelamnya Kota Jakarta bukan merupakan berita baru. Sejak 2019 lalu, WEF juga telah melaporkan prediksi tersebut.
Diketahui, saat ini Jakarta sendiri telah kehilangan daratannya hingga 6,7 inci (17 sentimeter) per tahun.
Bahkan, sebagian dari Kota Jakarta, terutama yang berada di pesisir utara, diprediksi akan tenggelam lebih dulu yakni pada tahun 2050.
Bahkan, upaya membangun Giant Sea Wall di pesisir utara Jakarta disebut kurang efektif, karena saat ini saja sudah mengalami kebocoran di beberapa titik, karena air laut di baliknya lebih tinggi.
Baca Juga: Spoiler One Piece 1103 : Menampilkan Pertarungan Sengit antara Kuma, Bonney, dan Gorosei Saturn
Giant Sea Wall yang dibangun di bagian utara Jakarta ini berfungsi untuk menghalau banjir rob. Namun kebocoran di beberapa titik ini, lama kelamaan bisa membuat Jakarta tenggelam.
Pakar Geologi dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Heri Andreas, mengungkapkan bahwa faktor penurunan muka tanah lebih berpengaruh pada tenggelamnya Jakarta.
Berdasarkan pengukuran satelit altimetri, kenaikan permukaan air laut selama 20 tahun mencapai 6 milimeter hingga 1 sentimeter per tahun.
Sedangkan penurunan rata-rata muka tanah akibat penggunaan air tanah berlebih mencapai 10-12 sentimeter per tahun. Maka, daratan Jakarta bisa menurun 10 sentimeter dalam 100 tahun.
Menurut Heri, hal ini menjadi faktor paling signifikan dari penyebab banjir rob dan tenggelamnya daratan Jakarta.
Baca Juga: SIAP JOGED! Besok Konser Slank di Gedung Kesenian Jakarta, Buruan Ini Cara Mendapatkan Tiketnya
Nah, berikut ini 11 kota di dunia yang diprediksi WEF akan tenggelam sebelum tahun 2.100:
1. Jakarta, Indonesia
2. Lagos, Nigeria
3. Houston, Texas
4. Dhaka, Bangladesh
5. Venice, Italia
6. Pantai Virginia, Virginia
7. Bangkok, Thailand
8. New Orleans, Louisiana
9. Rotterdam, Belanda
10. Alexandria, Mesir
11. Miami, Florida
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di UNL, 28 September 2026: Duel Penentu Kemenangan Kedua di Yerevan
- 2Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe di UNL, 29 September 2026: Duel Ketat Minim Gol di Chisinau
- 3Prediksi Skor Georgia vs Ukraina di UNL, 28 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit di Tbilisi?
- 4Prediksi Skor Belgia vs Prancis di UNL, 29 September 2026: Tanpa Mbappe, Les Bleus Diuji di Brussels
- 5Prediksi Skor Turki vs Italia di UNL, 29 September 2026: Duel Dua Tim yang Sama-Sama Tertekan
- 6Prediksi Skor Irlandia Utara vs Hungaria di UNL, 29 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Lanjutkan Momentum Kemenangan?
- 7Prediksi Skor Latvia vs Siprus di UNL, 28 September 2026: Duel Tim yang Sama-Sama Ingin Bangkit
- 8Prediksi Skor Israel vs Irlandia di UNL, 28 September 2026: Duel Dua Tim yang Sama-Sama Ingin Bangkit
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!



