Jakarta

Erupsi Gunung Lewotobi, Warga Diminta Tetap Waspada Adanya Potensi Aktivitas Vulkanik

Ainun Kusumaningrum | 19 Januari 2024, 10:33 WIB
Erupsi Gunung Lewotobi, Warga Diminta Tetap Waspada Adanya Potensi Aktivitas Vulkanik

 

AKURAT JAKARTA - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengingatkan warga Flores Timur, NTT, untuk mewaspadai aktivitas vulkanik Gunung Lewotobi Laki-laki.

Gunung yang sedang erupsi tersebut terletak di Kecamatan Wulanggitang yang terpantau masih cukup tinggi.

"Saat ini PVMBG merekomendasikan radius empat kilometer untuk tidak memasuki kawasan, serta sektoral lima kilometer di sisi barat laut-utara timur laut," kata Penyelidik Bumi Madya PVMBG, Sofyan Primulyana, dilansir dari Antara. 

Baca Juga: Viral!, Meski Terendam Banjir, Warteg di Bandung ini Tetap Jualan, Pelanggan Santai Makan

Sofyan mengatakan, aktivitas vulkanik dari Gunung Lewotobi Laki-laki masih cukup tinggi, diindikasikan oleh adanya guguran lava, Awan Panas Guguran (APG), dan aliran lava di timur laut yang masih terus intensif.

Dari sisi kegempaan, PVMBG juga memantau adanya aktivitas yang tinggi yang mengindikasi bahwa suplai magma masih terjadi.

Sofyan mengatakan  APG saat ini mengarah ke utara-timur laut dengan jangkauan maksimum 1,5 kilometer.

Baca Juga: Viral!, Pelajar Kejar Mobil yang Ditabraknya untuk Minta Maaf, Begini Respon Pemilik Kendaraan

Menurutnya, yang perlu diwaspadai oleh masyarakat adalah dinamika dari aktivitas gunung itu. Untuk itu PVMBG terus memantau perkembangan kejadian APG tersebut.

"Apakah semakin menjauh, intensitasnya semakin tinggi atau berkurang, kami pantau terus. Demikian juga aliran lava terus melaju di sektor timur laut dari Lewotobi ini kami pantau terus perkembangannya," ucap Sofyan.

Sebelumnya, dalam laporan aktivitas Gunung Lewotobi Laki-laki periode Senin (15/1/2024) dari pukul 00.00 sampai 24.00 WITA, tercatat 13 kali letusan dengan tinggi 500 hingga 700 meter dan warna asap putih dan kelabu.

Selain itu teramati tujuh kali APG dengan jarak luncur 1.000 hingga 1.500 meter mengarah ke utara. Guguran lava pijar juga teramati ke arah timur laut dengan jarak luncur kurang lebih 2.000 meter.

"Diharapkan masyarakat mengikuti rekomendasi dari PVMBG, diantaranya tidak memasuki radius yang disarankan dan apabila terjadi hujan abu maka dianjurkan menghindar atau menggunakan masker," ujar Sofyan.(*) 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.