Jelang Tahun Baru Hijriah, Zaki Iskandar Berharap Perayaan Hari Besar Islam di Jakarta Diisi Penceramah yang Damai, Sejuk dan Kompeten

AKURAT JAKARTA - Akhir pekan ini umat Islam akan merayakan Tahun Baru Hijriah. Sebagaimana diketahui, Tahun Baru Islam diperingati setiap tanggal 1 Muharram.
Nah, merujuk pada Kalender Hijriah Indonesia Tahun 2024 terbitan Kementerian Agama (Kemenag), Tahun Baru 1 Muharram 1446 Hijriah akan jatuh pada Minggu, 7 Juli 2024.
Terkait dengan Perayaan Hari Besar Islam (PHBI) tersebut, bakal Calon gubernur (Cagub) DKI Jakarta dari Partai Golkar, Ahmed Zaki Iskandar, menyampaikan beberapa pesan.
Di hadapan para kader dan pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Satuan Karya (Satkar) Ulama Indonesia DKI Jakarta, Zaki Iskandar berpesan agar kader Golkar terus menyelenggarakan perayaan Hari Besar Islam di berbagai wilayah Jakarta.
"Tradisi kita mengenai perayaan Hari Besar Islam ini harus lanjut terus," kata Zaki Iskandar, Sabtu (29/6/2024).
Ketua DPD Partai Golkar Jakarta ini berharap, agar setiap kegiatan tausiah perayaan Hari Besar Islam diisi dengan penceramah yang damai dan berkompeten. Bukan penceramah yang membuat gaduh di masyarakat.
"Cuman emang yang dipanggil para penceramahnya mulutnya yang adem, yang tenang, yang ngebuka dan memperkuat iman kita. Jangan pulang ngedengerin tausiah, ngegebek aja hatinya. Bagusnya yang adem," katanya.
Ia mengatakan, dengan penceramah yang damai seperti itu, masyarakat dapat mengambil hikmah positif dari tausiah perayaan Hari Besar Islam.
"Jadi biar tujuan kita merayakan Hari Besar Umat Islam itu untuk memperkuat iman dan takwa kita. Bukan cuman sekedar mempertanyakan kezaliman dan lain sebagainya," katanya.
Selain itu, ia juga mengajak kita semua berprasangka baik terhadap pemimpin, baik di Jakarta maupun seluruh wilayah Indonesia.
Menurut mantan Bupati Tangerang dua periode ini, semua pemimpin bangsa punya niat baik, yaitu untuk membangun bangsa.
"Kalo kita niatnya baik, Insya'allah pemimpin kita semua baik. Niatnya membangun Indonesia. Membangun bangsa ini," katanya.
Walaupun, lanjut Bang Zaki, mereka punya cara dan jalannya tersendiri. Namun ia yakin setiap pemimpin bertujuan baik untuk ikut membangun negara.
"Tinggal jalannya memang macem-macem. Kan kita kadang-kadang ada yang pengen jalan cepet, ada yang pengen pelan. Tapi setiap pemimpin itu bertujuan baik, untuk ikut membangun negara kita," pungkasnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Getafe vs Rayo Vallecano di La Liga, 20 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Memutus Rekor Buruk?
- 2Prediksi Skor Fenerbahce vs Slavia Praha di UCL, 20 Oktober 2026: Memburu Kemenangan Perdana di Istanbul
- 3Prediksi Skor Sabah FK vs Borussia Dortmund di UCL, 20 Oktober 2026: Mampukah The Owls Memperpanjang Tren Buruk Die Borussen?
- 4Prediksi Skor AC Monza vs Cagliari di Serie A, 19 Oktober 2026: Tuan Rumah Terancam oleh Ketangguhan Rossoblu
- 5Prediksi Skor Parma vs Torino di Serie A, 20 Oktober 2026: Misi Kebangkitan Tuan Rumah di Tengah Ancaman Granata
- 6Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Coventry City di Premier League, 20 Oktober 2026: Mampukah Spurs Akhiri Paceklik Kemenangan?
- 7Prediksi Skor Lille vs Galatasaray di UCL, 21 Oktober 2026: Duel Dua Tim Tanpa Poin di Pierre Mauroy
- 8Prediksi Skor Club Brugge vs RC Lens di UCL, 22 Oktober 2026: Ujian Konsistensi Usai Kejutan di San Siro
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!


