Jakarta

Hadirkan Program TUNAS, Maesyal-Intan Akan Fokus Tingkatkan Layanan Kesehatan dan Bebas Stunting

Yasmina Nuha | 9 Oktober 2024, 18:50 WIB
Hadirkan Program TUNAS, Maesyal-Intan Akan Fokus Tingkatkan Layanan Kesehatan dan Bebas Stunting

AKURAT JAKARTA - Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Tangerang Maesyal Rasyid-Intan Nurul Hikmah (MADANI) berjanji akan menciptakan masyakarat Kabupaten Tangerang yang sehat dan terbebas stunting.

Untuk itu, Calon Wakil Bupati Tangerang nomor urut 02, Intan Nurul Hikmah mengatakan bahwa mereka akan fokus meningkatkan layanan kesehatan dengan program Talenta Unggul Generasi Sehat (TUNAS) di Kabupaten Tangerang.

"Kami, Maesyal-Intan memiliki program khusus peningkatan kesehatan masyarakat dengan nama talenta unggul generasi sehat (TUNAS)," ujar Intan kepada wartawan, Rabu (9/10/2024).

Baca Juga: Maesyal Rasyid Janji Akan Memperluas Lapangan Pekerjaan dan Tiadakan Sogok Menyogok

Lebih lanjut, mantan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tangerang itu mengatakan dalam TUNAS ini terdapat program yang dikhususkan untuk mencegah terjadinya stunting terhadap balita di Kabupaten Tangerang.

"Dengan cara, pemberian suplemen dan juga tambahan asupan makanan bergizi untuk anak-anak serta ibu hamil disetiap Posyandu," tuturnya.

Intan juga menegaskan, pihaknya akan mengoptimalkan peran ibu-ibu PKK dan para kader posyandu di setiap desa/kelurahan dan kecamatan agar lebih solid dan semangat menurunkan serta mencegah terjadinya stunting.

Baca Juga: Ribuan Warga Hadiri Senam Gemoy di Jayanti, Raffi Ahmad Ajak Warga Dukung Maesyal-Intan dan Andra Soni-Dimyati

"Untuk mencegah kita siapkan suplemen dan juga asupan gizi tambahan untuk anak dan juga ibu hamil," ujarnya.

Intan juga menegaskan, layanan fasilitas-fasilitas kesehatan di Kabupaten Tangerang akan terus ditingkatkan, mulai peningkatan mutu pelayanan posyandu, 44 Puskesmas, dan 4 RSUD di Kabupaten Tangerang.

"Semua fasilitas kesehatan yang ada di Kabupaten Tangerang akan kami tingkatkan kembali. Sehingga, tidak ada masyarakat yang tidak mendapatkan layanan kesehatan ketika sakit. Salah satunya, adanya rawat inap dan IGD di setiap puskesmas," ujarnya.

Baca Juga: Nih Perkiraan Susunan Pemain Timnas Indonesia Vs Bahrain, Maarten Paes Masih Belum Bisa Main?

Menurut Intan, selain kurangnya asupan makanan bergizi, beberapa balita stunting disebabkan pola hidup keluarga yang kurang sehat, salah satunya BAB yang tidak sesuai pada tempatnya dan kurangnya pasokan air bersih.

Maka dari itu, lanjutnya, mereka pun juga berkomitmen untuk melakukan pembangunan sarana sanitasi dan air bersih bagi 2.500 KK kurang mampu atau miskin di Kabupaten Tangerang.

"Biasanya kan, penyebab stunting itu bukan hanya kurangnya makanan bergizi. Tetapi, juga karena pola hidup yang kurang sehat. Maka dari itu, kita akan bangun sanitasi dan air bersih disetiap KK yang kurang mampu," tuturnya.

Ia pun mengatakan, nantinya pihaknya akan memberlakukan pemeriksaan kesehatan kepada masyarakat dengan sistem home visit atau layanan jemput bola.

"Dimana, setiap masyarakat yang hendak memeriksa kesehatannya tidak perlu datang ke puskesmas, mainkan dokternya lah yang datang kerumah orang yang sakit," ujarnya.

"Dan itu gratis. Tanpa dipungut biaya, Insya Allah Kabupaten Tangerang akan semakin gemilang, bila ini terealisasikan," pungkasnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Y
Reporter
Yasmina Nuha
Y