Jakarta

Maesyal-Intan Bakal Lanjutkan Program UHC, Pegiat Kesehatan Heran Ada Calon Bupati Lain Malah Bikin Program Berobat Gratis Baru

Yasmina Nuha | 9 November 2024, 09:51 WIB
Maesyal-Intan Bakal Lanjutkan Program UHC, Pegiat Kesehatan Heran Ada Calon Bupati Lain Malah Bikin Program Berobat Gratis Baru

AKURAT JAKARTA - Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Tangerang nomor urut 2, Maesyal Rasyid-Intan Nurul Hikmah (MADANI) akan melanjutkan program pengobatan gratis untuk warga Kabupaten Tangerang melalui Universal Health Coverage (UHC) dari kepemimpinan bupati sebelumnya.

Sementara itu, paslon Bupati dan Wakil Bupati Tangerang nomor urut 01, Mad Romli-Irvansyah akan menciptakan program berobat gratis baru yang menggunakan KTP jika terpilih pada Pilkada 2024.

Menanggapi hal tersebut, Pegiat Kesehatan Abdul Matin mengaku heran dengan janji paslon Bupati dan Wakil Bupati Mad Romli-Irvansyah yang jelas sangat keliru.

Baca Juga: Dinilai Sukses Bantu Warga dalam Pengobatan Gratis, Maesyal-Intan Komitmen Lanjutkan Program UHC dari Bupati Zaki Iskandar

Menurut Abdul Matin, sudah dari dua tahun lalu, yaitu tahun 2022, Kabupaten Tangerang di bawah kepemimpinan Bupati Ahmed Zaki Iskandar telah mengadakan cakupan semesta jaminan kesehatan atau Universal Health Coverage (UHC).

Melalui program tersebut, masyarakat Kabupaten Tangerang yang belum memiliki BPJS bisa mendapat layanan kesehatan gratis menggunakan KTP.

"Pernyataan tersebut blunder, karena program berobat gratis menggunakan KTP itu sudah berjalan sejak dua tahun lalu di Kabupaten Tangerang. Saat ini tinggal dilanjutkan dan ditingkatkan saja," ungkap Abdul Matin, Kamis (7/11/2024).

Baca Juga: Sambangi Warga Selapajang, Maesyal Rasyid Komitmen Prioritaskan Pendidikan Gratis, Layanan Kesehatan, dan Pembangunan Ponpes

Ketua Yayasan Al Matin ini menilai, janji program berobat gratis yang kerap dipaparkan Mad Romli-Irvansyah menunjukkan bahwa paslon Bupati dan Wakil Bupati Tangerang nomor urut 01 tersebut kurang memahami soal UHC.

Lanjut Abdul Matin, kurangnya pemahaman calon pemimpin tentang UHC bisa menjadi tanda kurangnya wawasan terhadap isu-isu di bidang kesehatan.

"Pemahaman di bidang kesehatan sangat penting bagi seorang pemimpin karena berdampak pada kebijakan yang mereka buat serta layanan kesehatan yang diberikan kepada seluruh lapisan masyarakat," tuturnya.

Baca Juga: Bakal Hadirkan BLK Keliling, Intan Nurul Hikmah Sebut Akan Siapkan Mobil Pelatihan Di Bawah Disnaker

Sebagai informasi, berdasarkan data yang diterima hingga Oktober 2024, terdapat 366.632 jiwa di Kabupaten Tangerang yang terdaftar sebagai peserta penerima bantuan iuran dalam program UHC.

Selain itu, Pemkab Tangerang juga meraih penghargaan kategori madya UHC di UHC Award 2024 karena mampu memenuhi target cakupan kepesertaan jaminan kesehatan masyarakat sekitar 3,3 juta jiwa.

"Penghargaan ini kita raih karena capaian UHC di Kabupaten Tangerang sudah 100 persen. Sekitar 3,3 juta masyarakatnya sudah tercatat sebagai peserta jaminan kesehatan," ungkap Pj Bupati Andi Ony. (*)

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Y
Reporter
Yasmina Nuha
Y