Jakarta

Prihatin Lihat Rumah Nenek Entin 90 Tahun yang Reot dan Tak Layak Huni, Bupati Maesyal Langsung Perintahkan untuk Direnovasi

Sastra Yudha | 23 Maret 2025, 13:54 WIB
Prihatin Lihat Rumah Nenek Entin 90 Tahun yang Reot dan Tak Layak Huni, Bupati Maesyal Langsung Perintahkan untuk Direnovasi

AKURAT JAKARTA - Bupati Tangerang, Maesyal Rasyid, mengunjungi rumah Nenek Entin (90) di Desa Sukamanah, Kecamatan Jambe, Kabupaten Tangerang, Sabtu (22/03/2025) kemarin.

Bupati yang akrab disapa Rudi Maesyal ini pun mengaku sangat prihatin dengan kondisi tempat tinggal Nenek Entin yang tak layak huni.

Ia pun langsung memerintahkan aparatnya untuk memperbaiki atau merenovasi rumah lansia yang tinggal sebatang kara tersebut.

"Kami datang bersilaturahmi dengan Ibu Wantin untuk memastikan kondisinya. Melihat keadaan rumahnya, kami berkomitmen untuk segera memperbaiki rumah ini," tegasnya.

Baca Juga: Asyik! Pemprov DKI Bakal Tambah Penerima KLJ Tahap I Tahun 2025 Jadi 171.010, Cair Pekan Depan

Diketahui, saat ini Nenek Entin hidup seorang diri di rumah yang tak layak huni. Rumahnya masih berlantai tanah dan berdinding bilik bambu dengan kondisi reot.

“Kami sengaja datang ke sini bersama Camat Jambe dan Kades Sukamanah, untuk silaturahmi menengok Wak Entin," kata Bupati Maesyal.

Saat itu juga, Bupati Maesyal langsung memerintahkan aparat camat dan kades untuk memperbaiki rumah Nenek Entin.

"Saya minta pihak kecamatan dan desa bergotong royong segera merenovasi rumah Wak Entin, agar lebih nyaman dan aman untuk ditempati,” ucapnya.

Renovasi rumah Nenek Entin direncanakan mencakup pembangunan kamar tidur, kasur, akses air bersih, toilet, serta dapur.

Bupati Maesyal menargetkan renovasi rumah Nenek Entin selesai dalam waktu 3 minggu hingga 1 bulan.

“Insya'Allah dalam waktu satu bulan, rumah ini sudah bisa ditempati kembali oleh Ibu Wantin dengan kondisi yang lebih baik,” tambahnya.

Menurut Maesyal, kunjungannya ini juga merupakan bagian dari komitmennya sebagai kepala daerah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama bagi warga yang membutuhkan perhatian khusus.

Baca Juga: Dukung Tiket Masuk TMII Gratis untuk Penerima KJP Plus, Fraksi Golkar Farah Savira: Mereka Berhak dapat Edukasi Wisata

Sementara Nenek Entin atau Wantin (90) merasa sangat bersyukur dan terharu atas perhatian yang diberikan oleh pemerintah daerah kepadanya.

"Alhamdulillah, saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Bapak Bupati dan semua yang sudah membantu. Rumah saya akan diperbaiki, jadi saya bisa tinggal lebih nyaman," katanya dengan mata berkaca-kaca.

"Semoga Allah membalas kebaikan semuanya," sambung wanita paruh baya itu dengan suara penuh haru. (*)

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.