Dibuka Presiden Prabowo Secara Virtual, Gerakan Tanam Padi Serentak di Banten Dipusatkan di Desa Rancalabuh, Bupati Maesyal: 4 Bulan Lagi Kita Panen

AKURAT JAKARTA - Gerakan Tanam Padi Serentak di 14 provinsi resmi dibuka oleh Presiden Prabowo Subianto secara virtual pada Rabu (23/5/2025)
Secara nasional, Gerakan Tanam Padi Serentak 2025 ini dipusatkan di Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan.
Sedangkan di Provinsi Banten, Gerakan Tanam Padi Serentak dipusatkan di Desa Rancalabuh, Kecamatan Kemiri, Kabupaten Tangerang.
Acara ini dihadiri Gubernur Banten Andra Soni, Bupati Tangerang Maesyal Rasyid, Kapolda Banten, Wakajati, Kapolres, Danramil dan pejabat daerah lainnya.
Baca Juga: Arsenal Tertahan Crystal Palace, Liverpool Hanya Butuh Satu Poin Lagi Untuk Juara Liga Inggris
Bupati Maesyal Rasyid mengatakan, penanaman padi serentak di Kabupaten Tangerang berjalan lancar dan didukung penuh oleh masyarakat.
“Hari ini, kegiatan tanam padi di Kecamatan Kemiri berjalan baik. Saya mendampingi Pak Gubernur, Pak Kapolda, Wakajati, Kapolres dan Danramil. Secara simbolis memulai tanam pagi dilanjutkan para petani," katanya.
Gerakan Tanam Padi Serentak ini merupakan program nasional sebagai langkah strategis dalam memperkuat ketahanan pangan.
Bupati Maesyal berharap, dalam empat bulan ke depan para petani di Kabupaten Tangerang akan panen raya.
"Kami berharap empat bulan ke depan panennya berhasil,” kata Bupati Maesyal Rasyid.
Pria yang akrab disapa Rudi Maesyal ini mengungkapkan, rata-rata produktivitas gabah di wilayah Kabupaten Tangerang mencapai 7 ton per hektar.
Untuk mencapai hasil panen sesuai target, Pemkab Tangerang terus memastikan dukungan dan bantuan kepada para petani, seperti kelancaran distribusi pupuk, alat pertanian dan obat pengendali hama.
“Ini pencapaian yang sangat baik. Pemerintah daerah bersama Pemprov Banten terus memastikan distribusi pupuk, alat pertanian, dan pengendalian hama berjalan optimal,” tandasnya.
Pemerintah juga memastikan untuk terus bersinergi dan berkoordinasi dengan Bulog untuk penyerapan hasil panen para petani dengan harga yang kompetitif.
“Harga gabah sudah mencapai Rp 6.500 per kilogram. Ini tentu saja disambut positif para petani karena dapat meningkatkan kesejahteraan mereka,” ujarnya.
Sementara Gubernur Banten, Andra Soni, menyampaikan bahwa Provinsi Banten menargetkan luas tanam di wikayah Banten sekitar 38.000 hektare pada April 2025.
"Target produksi gabah tahun ini sebesar 2,8 juta ton, atau setara 1,8 juta ton beras. Ini kami dorong dengan intensifikasi lahan, modernisasi alat, serta perbaikan irigasi," jelasnya.
Gubernur Andra Soni menambahkan, optimalisasi lahan di wilayah selatan Banten menjadi salah satu kunci peningkatan produksi.
Secara virtual, Presiden Prabowo menyampaikan pentingnya transformasi teknologi dan efisiensi dalam sektor pertanian untuk meningkatkan produktivitas.
"Dulu menanam satu hektare padi butuh 25 hari. Sekarang berkat mekanisasi teknologi, 25 hektare bisa ditanam dalam sehari. Ini lompatan besar," ujarnya.
Baca Juga: BURUAN KLAIM! Masih Tersedia 5 Kode Redeem FF Terbaru Spesial Kamis, 24 April 2025
Presiden Prabowo menegaskan bahwa Indonesia kini memiliki peluang besar untuk memimpin revolusi hijau dunia.
Untuk itu, lanjut Presiden, ketahanan pangan sebagai salah satu merupakan pondasi utama stabilitas nasional harus terus ditingkatkan.
"Indonesia tak hanya mampu swasembada, tetapi juga menjadi lumbung pangan dunia. Kita bisa membantu negara-negara lain. Ini kebanggaan sekaligus tanggung jawab," tegasnya.
Presiden juga menekankan bahwa selama kita mampu memproduksi pangan, kita tidak perlu takut dengan fluktuasi ekonomi global. Yang penting sekarang adalah pemerataan kekayaan agar dirasakan seluruh rakyat. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di UNL, 28 September 2026: Duel Penentu Kemenangan Kedua di Yerevan
- 2Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UNL, 27 September 2026: Duel Seru di Kaunas!
- 3Prediksi Skor Georgia vs Ukraina di UNL, 28 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit di Tbilisi?
- 4Prediksi Skor Belgia vs Prancis di UNL, 29 September 2026: Tanpa Mbappe, Les Bleus Diuji di Brussels
- 5Prediksi Skor Turki vs Italia di UNL, 29 September 2026: Duel Dua Tim yang Sama-Sama Tertekan
- 6Prediksi Skor Irlandia Utara vs Hungaria di UNL, 29 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Lanjutkan Momentum Kemenangan?
- 7Prediksi Skor Latvia vs Siprus di UNL, 28 September 2026: Duel Tim yang Sama-Sama Ingin Bangkit
- 8Prediksi Skor Israel vs Irlandia di UNL, 28 September 2026: Duel Dua Tim yang Sama-Sama Ingin Bangkit
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!




