Jakarta

Kepergian Paus Fransiskus Disambut Fenomena Langit Aneh, Burung Putih Mengitari Basilika

Zainal Abidin | 26 April 2025, 14:00 WIB
Kepergian Paus Fransiskus Disambut Fenomena Langit Aneh, Burung Putih Mengitari Basilika

AKURAT JAKARTA - Berita meninggalnya Paus Fransiskus membawa duka mendalam bagi umat Katolik di seluruh dunia.

Kepergian tokoh spiritual besar ini menjadi sorotan global, termasuk di Indonesia.

Dalam suasana berkabung tersebut, perhatian publik tertuju pada peristiwa tak biasa yang terjadi di Basilika Santo Petrus, tempat Paus Fransiskus kini disemayamkan.

Baca Juga: Program Beasiswa Tangerang Gemilang Resmi Diluncurkan Bupati Maesyal, Mahasiswa Kurang Mampu Bisa Kuliah Gratis di Untirta, IPB hingga Al Azhar Mesir

Paus Fransiskus, yang sebelumnya tinggal di kediaman resminya di Casa Santa Marta, telah dipindahkan ke Basilika Santo Petrus sejak 23 April 2025.

Pemindahan ini bertujuan agar umat Katolik bisa memberikan penghormatan terakhir kepada pemimpin Gereja yang sangat dicintai tersebut.

Basilika Santo Petrus sendiri merupakan gereja terbesar di dunia dan menjadi simbol penting bagi umat Katolik.

Baca Juga: Transformasi Pertanian Nasional, Kementan Launching Pertanian Modern, Gerakan Kewirausahaan Libatkan Generasi Muda

Namun, suasana haru tersebut semakin diselimuti aura magis setelah beredar sebuah video viral yang menunjukkan ratusan burung putih terbang mengelilingi langit di atas Basilika.

Unggahan yang diposting oleh akun TikTok @inibukanniko pada 25 April 2025 itu memperlihatkan pemandangan langka yang membuat banyak orang terpukau.

“Momen saat ratusan burung tiba-tiba terbang atas St. Peter's Vatican, seolah mengucapkan salam perpisahan untuk Pope Francis,” tulis pemilik akun dalam video berdurasi 21 detik tersebut.

Baca Juga: Keren! Kabupaten Tangerang Segera Punya Sarana Olahraga Musim Dingin, Groundbreaking Dilakukan Bupati Maesyal dan Menpora Dito, Cek Lokasinya di Sini

Fenomena ini pun menuai banyak reaksi dari warganet.

Beberapa mengaitkannya dengan simbolisme spiritual, mengingat nama Paus Fransiskus diambil dari Santo Fransiskus dari Asisi—santo pelindung hewan dan lingkungan.

“Nama Paus Fransiskus diambil dari Santo Fransiskus dari asisi, Santo pelindung hewan dan lingkungan,” tulis akun kupu-kupu.

Baca Juga: Karyawan PT Chang Shin Meninggal Diduga Usai Operasi Jari, Malpraktik atau Kelalaian RSU Fikri Medika?

Komentar lain datang dari akun @fritas yang mengingat kembali peristiwa serupa.

“Jadi ingat, pas penyambutan Pope Francis di Istana Negara-Jakarta, merpati-merpati beterbangan di atas area Istana Negara saat Vatican national anthem dimainkan. Waktu itu kupikir merpati peliharaan istana, tapi ternyata bukan, itu merpati-merpati liar. Kaget juga kok bisa kebetulan gitu,” kenangnya.

Peristiwa ini menambah kesan mendalam akan kepergian Paus Fransiskus.

Baca Juga: Hamzah Sulaiman, Sosok di Balik House of Raminten Tutup Usia di Usia 75 Tahun, Warga Yogyakarta Berduka

Entah hanya kebetulan alam atau sebuah pertanda spiritual, momen tersebut seolah menjadi salam perpisahan yang mengharukan dari alam semesta untuk sang pemimpin umat. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.