Jakarta

Prihatin Angka Minat Baca di Indonesia Masih Sangat Rendah, Dindik Kabupaten Tangerang Bersama 250 Guru SD dan SMP Deklarasi Gerakan Literasi Sekolah

Sastra Yudha | 4 Mei 2025, 15:37 WIB
Prihatin Angka Minat Baca di Indonesia Masih Sangat Rendah, Dindik Kabupaten Tangerang Bersama 250 Guru SD dan SMP Deklarasi Gerakan Literasi Sekolah

AKURAT JAKARTA - Sebanyak 250 guru SD dan SMP yang mewakili guru-guru se-Kabupaten Tangerang menggelar Deklarasi Gerakan Literasi Sekolah, pada Minggu (4/5/2025).

Deklarasi Gerakan Literasi Sekolah ini diinisiasi oleh Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Tangerang, dan menjadi salah rangkaian peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2025.

Deklarasi Gerakan Literasi Sekolah ini sekaligus peluncuran buku karya siswa dan guru, digelar di Gedung Serba Guna (GSG) Puspemkab Tangerang di Tigaraksa.

Baca Juga: Suasana Haru Menyelimuti 393 Jamaah Haji Gelombang 2 Asal Kabupaten Tangerang, Saat Dilepas Keberangkatannya Oleh Wabup Intan Nurul Hikmah

250 guru yang hadir dalam Deklarasi Gerakan Literasi Sekolah ini merupakan perwakilan guru SD dan SMP, baik swasta dan Negeri, yang ada di Kabupaten Tangerang.

Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang, Agus Supriatna, mengatakan bahwa deklarasi literasi sekolah ini berangkat dari keprihatinan para guru melihat masih rendahnya kemampuan literasi di Indonesia.

Berdasarkan data dari Programme for International Student Assessment (PISA) tahun 2022, angka minat baca di Indonesia masih sangat rendah, yaitu hanya sekitar 0,001%.

"Dalam momentum HARDIKNAS ini maka kita jadikan suatu langkah yang tepat agar memberikan hasil yang signifikan dalam menangani keadaan tersebut," ungkap Agus Supriatna.

Dikatakan Agus, Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang telah melakukan berbagai upaya melalui program dan kegiatan untuk meningkatkan kemampuan berliterasi.

Baca Juga: Pasti Untung! Mobil Bekas Toyota Kijang Innova AT 2021 Dijual Dengan Harga Rp23 Juta, Cek Simulasi Kreditnya

Salah satu upaya Dindik Kabupaten Tangerang untuk meningkatkan literasi, yaitu dengan menggelar Pelatihan Menulis guru pada tahun 2024 (TUKU SAGU) dan pembentukan duta baca tahun 2025 yang melibatkan 551 peserta.

Namun diakui, hasilnya belum maksimal. Karena itu, Deklarasi Gerakan Literasi Sekolah ini diharapkan mampu meningkatkan literasi di masyarakat.

"Harapannya, deklarasi ini tidak hanya menjadi seremonial saja. Namun menjadi pemicu bagi kita semua untuk memiliki komitmen dalam meningkatkan kemampuan literasi," pungkasnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.