Jakarta

Tangerang Agro Festival Resmi Dibuka, Bupati Maesyal: Pentingnya Regenerasi Petani yang Mampu Mendorong Inovasi di Bidang Pertanian

Sastra Yudha | 13 Juni 2025, 15:09 WIB
Tangerang Agro Festival Resmi Dibuka, Bupati Maesyal: Pentingnya Regenerasi Petani yang Mampu Mendorong Inovasi di Bidang Pertanian

AKURAT JAKARTA - Tangerang Agro Festival vol.2 resmi dibuka oleh Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, pada Jumat (13/6/2025).

Pameran inovasi dan teknologi di bidang pertanian ini digelar di Balai Pelatihan Pertanian Puskagro, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang.

Tahun ini mengusung tema: Menumbuhkembangkan Minat Masyarakat di Sektor Pertanian dengan Inovasi Teknologi dan Wirausaha untuk Mewujudkan Ketahanan Pangan yang Mandiri.

Baca Juga: Zinchenko Menuju San Siro? AC Milan Serius Goda Bek Arsenal Gantikan Theo Hernandez

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal mengatakan bahwa Tangerang Agro Festival tidak hanya mendorong inovasi pertanian, namun menguatkan kemandirian pangan.

"Agro Festival ini bukan sekadar acara seremonial, melainkan bentuk nyata kepedulian pemerintah daerah terhadap pentingnya regenerasi petani yang mendorong inovasi pertanian," tegasnya.

Kegiatan ini digelar oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tangerang. Acara dibuka dengan senam sehat bersama anak-anak sekolah.

Senam sehat digelar sebagai simbol upaya pembentukan generasi muda yang tangguh sejak dini dalam gaya hidup sehat dan sadar gizi.

“Anak-anak kita ini calon pemimpin masa depan. Mereka perlu dikenalkan pada pentingnya makanan bergizi, olahraga, dan juga potensi sektor pertanian,” ujarnya

Bupati Maesyal juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, BUMD, hingga kelompok tani untuk mencetak regenerasi petani muda yang siap menghadapi tantangan global.

Baca Juga: Diminta Bongkar Tiang Monorel yang Mangkrak di Rasuna Said dan Senayan, Adhi Karya: Kami Diskusikan Bersama Pihak Terkait

Kolaborasi ini nantinya juga diimplementasikan untuk program pemanfaatan lahan-lahan desa yang tidak produktif untuk kegiatan pertanian yang lebih bermanfaat.

“Kita sudah bersepakat dengan para kepala desa di 246 desa untuk memanfaatkan lahan tidak produktif demi mendukung ketahanan pangan lokal,” tuturnya.

Sementara Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Asep Jatmika, menjelaskan bahwa kegiatan tahun ini dirancang lebih edukatif, partisipatif, dan produktif serta disesuaikan dengan tantangan global.

“Kami terus berupaya menjawab tantangan seperti perubahan iklim, krisis pangan, dan minimnya regenerasi petani dengan inovasi serta energi baru,” jelas Asep.

Dia menambahkan, beberapa program yang diluncurkan dalam Tangerang Agro Festival vol. 2 ini antara lain:

- Pelayanan kesehatan hewan dan vaksinasi rabies gratis
- Kontes ayam ketawa sebagai bentuk promosi budidaya ternak
- Gerakan pangan murah
- Pameran produk unggulan lokal dari 8 Balai Penyuluhan Pertanian (BPP)
- Kampanye konsumsi gizi seimbang melalui pembagian bubur kacang hijau bergizi.

Baca Juga: Jangan Lewatkan! Jakarta Future Festival 2025 di TIM Dimulai Hari Ini, Dihadiri oleh Ahok, Anies, JKT48, hingga Fajar Idol

"Tangerang Agro Festival ini juga menjadi ruang promosi hasil pertanian lokal, serta ajang edukasi bagi siswa-siswi dan kelompok tani muda," imbuhnya

Pihaknya juga berkomitmen menjadikan kegiatan ini sebagai agenda berkelanjutan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis pertanian, memperkuat ketahanan pangan, dan menjaga stabilitas harga pangan di daerah. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.