Jakarta

Program Bedah Rumah Pemkab Tangerang Diapresiasi Menteri PKP Maruarar Sirait, Kerjasama Targetkan Renovasi 1.690 Rumah dalam Setahun

Sastra Yudha | 18 September 2025, 09:59 WIB
Program Bedah Rumah Pemkab Tangerang Diapresiasi Menteri PKP Maruarar Sirait, Kerjasama Targetkan Renovasi 1.690 Rumah dalam Setahun

AKURAT JAKARTA - Program bedah rumah yang diinisiasi oleh Pemkab Tangerang mendapat apresiasi dari Menteri Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PKP), Maruarar Sirait.

Melalui Program CSR Bebenah Kampung dan Program Gotong Royong Pembangunan Rumah Merah Putih, Kementerian PKP akan berkolaborasi dengan Pemkab Tangerang dalam melaksanakan program bedah rumah tak layak huni.

Ada 500 rumah tak layak huni yang akan direnovasi oleh Kementerian PKP di tahun ini. Sedangkan Pemkab Tangerang menargetkan 1.190 rumah yang akan dibedah.

Baca Juga: Pendaftaran KJMU Tahap II Tahun 2025 Resmi Dibuka Mulai Hari Ini, Simak Syarat, Ketentuan dan Cara Daftarnya di Sini!

Sehingga total rumah tak layak huni di Kabupaten Tangerang yang akan dibedah pada tahun ini sebanyak 1.690 rumah.

"Luar biasa, Kabupaten Tangerang telah lebih dulu mengawali program bedah rumah tidak layak huni, dan targetnya tidak main-main, seribuan setiap tahun," ungkap Maruarar Sirait.

Hal tersebut diungkapkan Menteri PKP Maruarar saat penyerahan kunci rumah hasil Program CSR Bebenah Kampung dan Program Gotong Royong Pembangunan Rumah Merah Putih di Desa Patra Manggala, Kecamatan Kemiri, Kabupaten Tangerang, Rabu (17/9/2025).

Dikatakan Maruarar, selain renovasi rumah tak layak huni, Kementerian PKP juga akan berupaya membuat program lainnya yang bertujuan untuk memberdayakan masyarakat.

"Kami juga berupaya membuat program lainnya yang bisa memberdayakan masyarakat. Sehingga tidak hanya rumahnya yang layak, tapi juga perekonomian bisa kita bantu tingkatkan," tegasnya.

Baca Juga: 5 Daun Rebusan Ampuh Redakan Nyeri Asam Urat Secara Alami

Sementara Bupati Tangerang, Maesyal Rasyid, mengucapkan terima kasih kepada Menteri PKP dan seluruh pihak yang terlibat dalam program pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kabupaten Tangerang.

Program CSR Bebenah Kampung ini hasil Kerjasama Kementerian PKP, Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia, PT Agung Sedayu Grup, dan Pemkab Tangerang.

"Atas nama pemerintah dan masyarakat Kabupaten Tangerang, kami mengucapkan terima kepada Bapak Menteri PKP, Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia, Agung Sedayu Grup, camat, kades, semua yang terlibat langsung dalam program bedah rumah warga," ujarnya.

Bupati Maesyal menegaskan, Program CSR Bebenah Kampung dan Program Gotong Royong Pembangunan Rumah Merah Putih yang dilaksanakan Kementerian PKP bersama Buddha Tzu Chi dan Agung Sedayu tersebut melengkapi program bedah rumah yang sudah dilaksanakan Pemkab Tangerang.

"Program ini melengkapi program pemda yang dilaksanakan yaitu program bedah rumah sebanyak 1.190 tahun ini. Jadi total tahun ini bisa diselesaikan sekitar 1.690 rumah," imbuhnya.

Baca Juga: Pansus KTR Targetkan Pembahasan Ranperda Selesai Akhir September, Legislator Golkar Optimis Selesai Tepat Waktu

Dirjen Perumahan dan Perkotaan Kementerian PKP, Sri Haryati, mengungkapkan bahwa pihaknya bersama Buddha Tzu Chi dan Agung Sedayu Grup telah menetapkan 500 rumah tak layak huni di Kabupaten Tangerang yang akan dibedah.

Dijelaskan, Program Bebenah Kampung dan Program Gotong Royong Pembangunan Rumah Merah Putih tersebut juga merupakan bagian dari program 3 juta rumah yang telah dicanangkan pemerintah.

"Kami bersama Buddha Tzu Chi dan Agung Sedayu Grup telah berkomitmen sebanyak 500 unit rumah yang dibedah di Kabupaten Tangerang," ungkapnya.

Sri Haryati menjelaskan, bedah rumah di Kabupaten Tangerang dibagi menjadi dua tahap. Tahap pertama sebanyak 115 telah siap diserahkan kepada masyarakat.

"Saat ini, ada 115 unit rumah kami serahkan kepada masyarakat," sambungnya.

Baca Juga: Lihat Harga Chevrolet Trax 2016 Bekas, Mobil Terjangkau Buat Keluarga

115 unit rumah tersebut tersebar di Kecamatan Kemiri sebanyak 32 unit, Mauk 1 unit, Kronjo 22 unit, Pakuhaji 2 unit, Kosambi 3 unit dan Teluknaga 55 unit rumah.

"Sisanya, masuk tahap kedua menyasar delapan kecamatan, yakni sebanyak 385 rumah akan segera diselesaikan sebelum lebaran," pungkasnya. (*)

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.