Jakarta

Buka Bimtek Ketua Pengawas Koperasi Merah Putih se-Kabupaten Tangerang, Bupati Maesyal Minta Lurah dan Kades Perkuat Koordinasi dan Kolaborasi

Sastra Yudha | 26 November 2025, 08:09 WIB
 Buka Bimtek Ketua Pengawas Koperasi Merah Putih se-Kabupaten Tangerang, Bupati Maesyal Minta Lurah dan Kades Perkuat Koordinasi dan Kolaborasi

AKURAT JAKARTA - Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid, meminta lurah dan kepala desa sebagai ketua pengawas Koperasi Merah Putih, untuk sering koordinasi dan kolaborasi dengan pengurus.

Hal tersebut disampaikan Bupati Maesyal saat membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Perkoperasian bagi para Ketua Pengawas Koperasi Merah Putih, yang dilaksanakan di Hotel Sapphire Sky, Kecamatan Pagedangan, pada Selasa (23/11/2025)

Bupati Maesyal mengatakan bahwa ketua pengawas mempunyai peran yang sangat penting dan strategis dalam mendukung keberhasilan operasional Koperasi Merah Putih.

Baca Juga: Jakarta Bersiap! Secondhand Serenade Bawa Orkestra ke Senayan untuk Rayakan 20 Tahun Awake

Untuk itu, ia berpesan kepada ketua pengawas Koperasi Merah Putih harus benar-benar kompeten menjalankan tugas dan fungsinya dengan penuh amanah dan tanggung jawab.

“Sekarang Pak Lurah, Pak Kades, diberikan tugas menjalankan fungsi pengawasan Koperasi Merah Putih. Siapapun ketua koperasinya itulah yang dipercaya oleh masyarakat, harus amanah dan bertanggung jawab terhadap roda berjalannya koperasi,” ujarnya.

Bupati menyebut Koperasi Merah Putih diharapkan dapat mendukung dan menopang perekonomian daerah dan nasional, melalui penguatan dan pemanfaatan potensi desa atau kelurahan yang dimiliki, untuk kesejahteraan anggota koperasi dan masyarakat.

Untuk itu, dia juga meminta kepada para lurah dan kepala desa selaku ketua pengawas Koperasi Merah Putih untuk benar-benar bisa berkolaborasi dan berkoordinasi secara rutin dan berkelanjutan dengan para ketua berserta pengurus koperasi.

“Saya minta para kepala desa dan lurah untuk sama-sama membangun Koperasi Merah Putih untuk kepentingan ekonomi di desa dan kesejahteraan masyarakat," ujarnya.

Baca Juga: Politisi Golkar Basri Baco Apresiasi Respon Cepat KAI Tangani Ancaman Longsor di Menteng

"Sering tanya itu ketua Koperasi Merah Putihnya, sering koordinasi dan kolaborasi. Ini adalah kepentingan semuanya," sambungnya.

Diungkapkan Bupati Maesyal, saat ini baru 60 koperasi di Kabupaten Tangerang yang sudah beroperasi dan mendapat bantuan dana modal CSR Rp 100 juta.

"Insya'Allah nanti Desember bisa kita tuntaskan di 274 desa dan kelurahan,” ungkap bupati yang akrab disapa Rudi Maesyal tersebut.

Bupati berharap melalui Bimtek tersebut para Ketua Pengawas Koperasi Merah Putih akan semakin kompeten dalam menjalankan fungsinya dan mampu bersama-sama mengakomodir berbagai usul, saran dan laporan segenap pengurus serta masyarakat.

Sementara Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Anna Ratna Maemunah, mengatakan bahwa tujuan Bimtek tersebut yaitu untuk meningkatkan kompetensi ketua pengawas koperasi dalam aspek pengawasan dan tata kelola akuntabilitas koperasi.

Selain itu, juga untuk mensosialisasikan regulasi mengenai peran pemerintah daerah sesuai dengan amanat Instruksi Presiden Nomor 17 tahun 2025 tentang percepatan pembangunan fisik gerai pergudangan dan kelengkapan koperasi desa kelurahan merah putih.

Baca Juga: Konser Tipe-X di Big Bang Fest 2025, Perayaan Akhir Tahun Gabungan Konser dan Bazar Diskon di JIEXPO

“Melalui Bimtek ini, ketua pengawas koperasi akan dibekali dengan keterampilan dalam menelaah, menganalisis dan memberikan rekomendasi dari hasil pengawasan," ujarnya.

Dikatakan Anna, Bimtek ini diikui oleh 137 orang, yang seluruhnya merupakan ketua pengawas Koperasi Merah Putih di Kabupaten Tangerang. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.