Jakarta

Pemkab Tangerang Bersama BP Taskin Gelar Sitaskin, Perkuat Sinergi Lintas Instansi dalam Percepatan Pengentasan Kemiskinan

Sastra Yudha | 16 Desember 2025, 10:24 WIB
Pemkab Tangerang Bersama BP Taskin Gelar Sitaskin, Perkuat Sinergi Lintas Instansi dalam Percepatan Pengentasan Kemiskinan

AKURAT JAKARTA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang bersama Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) RI, menggelar kegiatan Sinergi Terpadu Akselerasi Pengentasan Kemiskinan (Sitaskin).

Kegiatan Sitaskin ini dipusatkan di Gedung Serba Guna (GSG) Puspemkab Tangerang di Tigaraksa, pada Senin (15/12/2025).

Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, menegaskan bahwa arah kebijakan nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto sangat jelas, yakni mewujudkan Indonesia Maju dan Makmur Bersama.

Baca Juga: Bukan Jogja atau Jatim, Ternyata Mahasiswa Terbanyak di Indonesia Ada di Provinsi Dekat Jakarta Ini, Berikut 10 Besar Berdasarkan Data BPS RI

Menurut Bupati Maesyal, makna kemakmuran mencakup berbagai aspek, mulai dari kesehatan, ketahanan pangan, hingga penguatan ekonomi masyarakat.

“Asta Cita Presiden Prabowo Subianto menekankan kebangkitan roda perekonomian rakyat. Ini membutuhkan kolaborasi lintas kementerian, lembaga, hingga pemerintah daerah, termasuk TNI dan Polri," jelasnya.

"Kolaborasi itu tidak hanya dalam menjalankan tupoksi, tetapi juga hadir secara moril untuk kesejahteraan rakyat,” sambung Bupati Maesyal.

Dia juga menekankan pentingnya sinkronisasi program antara pusat dan daerah, mulai dari RPJMN hingga RPJMD provinsi dan kabupaten sampai dengan tingkat desa.

Tujuannya, agar seluruh kebijakan dan program benar-benar bermuara pada kepentingan masyarakat, khususnya di tingkat desa yang menjadi tulang punggung dan fondasi utama dalam menggerakkan roda perekonomian nasional.

"Sinkronisasi program RPJMN hingga RPJMD propinsi dan kabupaten ini sangat penting, agar benar-benar bermuara pada kepentingan masyakarat," tandasnya.

Baca Juga: Waspada! BMKG Prediksi Hujan Lebat Disertai Angin Kencang Berpotensi Landa Jakarta hingga 21 Desember 2025, Ini Penyebabnya

Meskipun ada kebijakan efisiensi anggaran daerah hingga Rp 619 miliar pada tahun 2026, lanjut Bupati Maesyal, Pemkab Tangerang tetap memahami kebijakan tersebut.

Bupati Maesyal menyebut, efisiensi anggaran tersebut sebagai upaya pemerintah pusat untuk mengalokasikan anggaran sebesar-besarnya bagi kepentingan rakyat dan mendorong pemerintah daerah untuk terus berinovasi dan bertransformasi.

"Kita memahami kebijakan efesiensi anggaran daerah yang mencapai 600 milyar lebih sebagai upaya pemerintah pusat untuk mengalokasikan anggaran bagi kepentingan rakyat. Kita pun akan terus berinovasi menggali potensi untuk menguatkan kemandirian," ujarnya

Bupati Maesyal sangat mengapreasi program Sitaskin, sebagai bentuk nyata program pengentasan kemiskinan dan ketahanan pangan.

Pelaksanaan program Sitaskin di Kabupaten Tangerang, antara lain dalam bentuk:

- Penyaluran bantuan sembako
- Penaburan 5.000 benih ikan nila dan 10.000 benih ikan mas
- Reaktivasi kepesertaan PBI BPJS Kesehatan
- Bantuan alat budidaya perikanan
- Bantuan di bidang pendidikan, sosial, dan keagamaan.

Baca Juga: Kebakaran Hebat Landa 350 Kios Buah Pasar Induk Kramat Jati, Pasar Jaya Sudah Siapkan Kios Sementara

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto dan seluruh kementerian yang telah memberikan perhatian besar kepada masyarakat Kabupaten Tangerang," ucap Bupati Maesyal.

Sementara Wakil Kepala BP Taskin RI, Iwan Sumule, menyampaikan bahwa kegiatan Sitaskin bertujuan mengintegrasikan dan mengoordinasikan seluruh program pengentasan kemiskinan yang tersebar di berbagai kementerian dan Lembaga.

Tujuannya, agar seluruh program pengentasan kemiskinan tepat sasaran, salah satu lokusnya di Kabupaten Tangerang.

“Target pemerintah Presiden Prabowo Subianto adalah menurunkan angka kemiskinan nasional hingga 4,5 persen pada tahun 2029," ungkapnya.

Untuk itu, lanjutnya, diperlukan kerja keras, kolaborasi, dan sinergi berkelanjutan antara pemerintah pusat, daerah, kementerian, serta partisipasi aktif masyarakat.

Menurut Iwan Sumule, BP Taskin berperan sebagai mata dan telinga Presiden untuk memastikan seluruh program bantuan dan perlindungan sosial berjalan tepat sasaran.

Baca Juga: Dito Ariotedjo Bantah Tegas Isu Perselingkuhan dengan Davina Karamoy Usai Dikabarkan Bercerai dari Sang Istri

Program tabur benih ikan yang dilakukan tersebut diharapkan mampu mengoptimalkan pemanfaatan embung, meningkatkan produksi perikanan air tawar, serta menciptakan dampak ekonomi, sosial, dan lingkungan yang berkelanjutan bagi masyarakat sekitar.

"Kegiatan Sitaskin ini menjadi bukti nyata komitmen bersama pemerintah pusat dan daerah dalam mempercepat pengentasan kemiskinan melalui sinergi program lintas sektor demi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Tangerang," pungkasnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.