Jakarta

Ini Upaya Dinkes DKI Menyikapi Polusi Udara di Ibu Kota yang Memburuk

Mohammad Tegar Tsabitul Azmi | 11 Agustus 2023, 20:12 WIB

AKURAT.CO - Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta terus melakukan berbagai upaya dalam menyikapi polusi udara yang terus meningkat, sehingga kualitas udara semakin memburuk di ibu kota.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes DKI Jakarta, Dwi Octavia, menyebut bahwa beragam upaya ini dilakukan di luar pihaknya yang senantiasa mendorong masyarakat agar berprilaku hidup sehat.

"Tentu saja di samping perilaku (hidup sehat), dari pemerintah terutama dinas kesehatan juga menyiapkan fasilitas kesehatan dengan tenaga kesehatan dan alat-alat pemeriksaan yang mampu mendiagnosis dan memberikan tata laksana," kata Dwi dalam konfrensi pers di Gedung Direktorat Jenderal Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan, Jumat (11/08).

Baca Juga: Ini Penyebab Langit Jakarta Terlihat Keruh Saat Polusi Meningkat Menurut BMKG

Dwi memaparkan, pihaknya memiliki berbagai skrining agar masyarakat bisa mengakses dan mengetahui kondisi kesehatannya.

"Ada skrining untuk mengetahui faktor risiko penyakit tidak menular, kemudian ada skrining untuk mengetahui risiko terjadinya penyakit pernapasan obstruktif kronis atau PPOK," paparnya.

Upaya lain, kata Dewi, penting diberikan imunisasi pada bayi dan balita. Hal ini supaya ketahanan tubuhnya baik dan bisa mengatasi perubahan dari aspek lingkungan dan ancaman dari mikro organisme.

"Jadi saya rasa upaya kesehatan selain pemerintah, tapi juga perlu didukung dengan perilaku kita semua untuk mencegah dan mempertahankan kesehatan sejak kecil," tuturnya.

Baca Juga: Keluarga Sultan dan Bali Tower Sepaham Bahwa Jeratan Kabel Optik Adalah Musibah

Dewi menerangkan, dalam menyikapi permasalahan ini dan untuk menjaga kesehatan, maka setidaknya ada tiga faktor yang perlu diperhatikan.

"Ada tiga sekurangnya faktor yg perlu diperhatikan, yakni dari sisi manusianya sendiri, sisi faktor lingkungan, dan sisi mikrooganisme atau virus atau bakteri yang menjadi penyebab sakit," terangnya.

"Sehingga tadi upaya untuk lingkungan sudah disampaikan para narsum sebelumnya, dan itu semua mendukung upaya kita untuk tetap menjaga kesehatan," sambung Dwi. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.