Jakarta

Dishub DKI Paparkan Alasan Pencabutan Stick Cone di Jalur Sepeda

Mohammad Tegar Tsabitul Azmi | 19 Oktober 2023, 18:09 WIB
Dishub DKI Paparkan Alasan Pencabutan Stick Cone di Jalur Sepeda

AKURAT JAKARTA - Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta angkat bicara dan mengungkap alasan terkait pencabutan stick cone di jalur sepeda yang viral di media sosial beberapa waktu lalu.

Sebelumnya, pemilik akun TikTok, @imamnasserie69 mengunggah video yang menampilkan sejumlah petugas Dishub DKI tengah mencabut stick cone yang berada di jalur sepeda.

Kepala Dishub DKI Jakarta, Syafrin Liputo mengatakan pencabutan dilakukan berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan pihaknya.

Baca Juga: Sambut Piala Dunia U-17, Heru Budi Paparkan Progres Penyempurnaan JIS, Tinggal Tunggu Jembatan dan Rumput

Beberapa evaluasi itu diantaranya untuk optimaliasi pemanfaatan jalur sepeda dan banyaknya pelanggaran kendaraan bermotor yang menabrak stick cone.

"Hasil evaluasinya pertama tentu kita di optimalisasi pemanfaatan jalur sepeda. Yang kedua terhadap stick cone yang lebih banyak dilanggar oleh kendaraan bermotor itu diangkat," katanya kepada wartawan di Jakarta Utara, Kamis (19/10).

Ia menambahkan, salah satu pelanggaran kendaraan bermotor tersebut yakni penyalahgunaan jalur sepeda.

Baca Juga: Resep Tahu Bakso Khas Semarang yang Kenyal dan Gurih, Cocok untuk Ide Jualan

Selain menyebabkan stick cone rusak, ini juga membuat pesepeda jadi keluar dari jalur yang semestinya dan diperuntukkan khusus pesepeda.

"Kan pengendara kendaraan bermotor kita lebih banyak melanggar kawasan jalur sepeda yang ada stick conenya. Bisa dilihat apakah itu kemudian jadi tempat parkir, sehingga malah pesepedanya yang keluar jalur," papar Syafrin.

"Kemudian stick cone nya begitu mobilnya mau keluar dia main belok kanan saja. Karena memang tidak berdampak pada mobilnya, sehingga stick cone di tengah juga rusak dan seterusnya," tambahnya.

"Maka kemudian kita lakukan perbaikan, dengan kita angkat," tegas Syafrin.

Syafrin mengungkapkan, setelah pencabutan ini tidak akan pemasangan kembali stick cone karena tidak ada anggaran.

Namun, kata Syafrin, pihaknya akan mengganti marka tersebut dengan marka lain, yakni mata kucing.

"Ngga (dipasang lagi), karena kan tahun ini kita tidak ada pemeliharaan atau perawatan stick cone. Jadi stick cone-nya rusak dan itu yang kami angkat," ungkapnya.

"Kemudian kami akan ganti stick cone tersebut dengan mata kucing, paku marka mata kucing yang kalau malam dan sore hari itu nyala,"lanjut Syafrin.

Lebih lanjut ia memaparkan, mata kucing tidak dipilih sejak awal karena berharap keberadaan stick ckne dapat menjadi pengaman dari jalur sepeda.

"Memang pada perencanaan awal bahwa di sana diharapkan ada pengamanan langsung untuk stick cone. Tapi ternyata dari sisi pengendara kendaraan motor maupun mobil itu banyak yang nabrak, sehingga rusak," paparnya.

Dikatakan Syafrin, terkait pencabutan stick cone tersebut saat ini dilakukan di 13 lokasi, dan penambahan lokasi lain tergantung kodisi.

"(Penambahan lokasi) tergantung kondisinya. Sekarang di 13 ruas jalan, itu semuanya ternyata sudah rusak, ini yang diangkat, sambil yang lain tetap kita monitor dan evaluasi,"  pungkas Syafrin.

Berikut 13 lokasi yang dilakukan pencabutan stick cone di jalur sepeda:

1. Ruas Jalan Tentara Pelajar
2. Ruas Jalan Keramat Raya
3. Ruas Jalan Hos Cokroaminoto
4. Ruas Jalan Ahmad Yani
5. Ruas Jalan DI Panjaitan
6. Ruas Jalan Penjernihan
7. Ruas Jalan Salemba Raya
8. Ruas Jalan Perintis Kemerdekaan
9. Ruas Jalan RP Soeroso
10. Ruas Jalan Dr. Sutomo
11. Ruas Jalan Tugu Tani
12. Ruas Jalan Teuku Cik Ditiro
13. Ruas Jalan Prajurit KKO Usm

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.