Hibah Kapal Sampah untuk Sungai Cisadane, Bang Zaki Sudah Gagas Kapal Interceptor 2 Tahun Lalu

AKURAT JAKARTA - Mantan Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengapresiasi hibah kapal jenis interceptor dari band asal Inggris, Coldplay, yang diberikan kepada Pemerintah Kabupaten Tangerang.
Kapal canggih bernama Neon Moon II, hasil kerja sama Coldplay dengan The Ocean Cleanup, kini siap beroperasi di Sungai Cisadane.
Bang Zaki, biasa disapa, turut serta melakukan persiapan kapal pembersih sampah. Dia menyatakan rasa syukur atas hibah yang diberikan band Coldplay.
Baca Juga: Airlangga Usung Zaki Pilgub DKI Jakarta, Airin Banten, RK Jabar dan Khofifah Jatim
"Alhamdulillah, kapal ini sekarang ada di hadapan kita," kata Bang Zaki yang juga Ketua DPD Golkar DKI Jakarta.
Bang Zaki berharap, hibah ini terealisasi dengan dukungan Kemenko Marves dan Kementerian PUPR.
Kapal ini, dengan biaya pembuatan mencapai USD 777.000, menjadi satu-satunya interceptor yang beroperasi di Indonesia.
Perakitan kapal ini dirangkai di Dok Koja Bahari dalam waktu hanya 12 hari.
Bang Zaki, yang terlibat aktif dalam proses hibah ini, menyampaikan terima kasih kepada The Ocean Cleanup dan Coldplay atas kontribusinya.
Dengan kapal ini, diharapkan dapat mengatasi permasalahan sampah di Sungai Cisadane, yang mencapai 130 ton per hari.
Baca Juga: Atasi Krisis Air Bersih, BPBD DKI Jakarta Salurkan Air Bersih ke 17 Kelurahan
"Saya mengucapkan terima kasih kepada Ocean Cleanup yang sudah bekerja keras membawa kapal interceptor. Terima kasih kepada Coldplay yang ikut membantu memberikan sponsorship kepada interceptor ini," terang Bang Zaki.
"Kapal interceptor yang kita proses hampir 2 tahun lalu sudah bisa kita lihat, terpasang serta beroperasi dengan baik," ungkap dia.
"Ini juga harus jadi ide, agar bisa bikin kapal serupa, sehingga ada transfer teknologinya untuk kelestarian lingkungan," lanjutnya.
Kapal Interceptor Neon Moon II, yang bertenaga surya dengan baterai lithium, akan mencegah sampah plastik mencapai laut.
Bang Zaki berharap teknologi ini menjadi contoh untuk menyelesaikan permasalahan sampah di bantaran sungai secara lebih luas.
Pemerintah Kabupaten Tangerang telah menyiapkan bank sampah dan melatih masyarakat dalam pemilahan sampah.
Kapal yang bisa menampung 1,5 ton sampah, itu diharapkan dapat mengurangi dampak sampah plastik yang mencemari sungai dan laut.
"Sekali lagi kami mengucapkan terima kasih atas nama masyarakat, mudah-mudahan dengan kedatangan interceptor ini, sampah di Sungai Cisadane bisa kita angkut dengan baik," tutup Bang Zaki.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!




