Bangunan Mewah di Menteng Langgar Aturan Berujung Disegel, Heru Budi: Harus Penuhi Semua Tahap Perizinan

AKURAT JAKARTA - Sebuah bangunan mewah di Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, disegel Pemerintah Provinsi DKI Jakarta karena melanggar peraturan.
Pelanggaran yang dilakukan ialah penambahan jarak bebas bangunan yang membuat perubahan ruang di lantai satu sehingga tidak sesuai dengan bentuk.
Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono, turut merespons soal penyegelan proyek pembangunan rumah mewah tersebut.
Heru mengatakan, pemilik bangunan bisa saja melanjutkan pembangunan tersebut, asalkan syarat-syarat dalam perizinan bangunan sudah terpenuhi semua.
"Kalau itu sudah diberikan izin dan sudah memenuhi aturan-aturan ya silahkan saja. Tapi kalau tidak memenuhi aturan tidak bisa," ungkapnya kepada pers di Cipinang, Jakarta Timur, Kamis (20/6/2024).
Selain itu, Heru juga menyinggung soal perizinan dengan risiko rendah dan tinggi sesuai aturan Online Single Submission (OSS).
Ia menjelaskan bahwa peraturan terkait perizinan OSS diatur oleh Kementerian Teknis dan Lembaga Daerah untuk izin usaha, izin lokasi, dan izin lingkungan.
"Jadi kan itu ada namanya proses OSS. OSS itu di kementerian diproses. Ada tahapan-tahapan lanjutan," jelasnya.
Ia juga mengatakan bahwa banyak masyarakat pemilik rumah yang sudah mendapatkan izin OSS namun tidak memproses lebih lanjut perizinannya.
"Kadang kala masyarakat pemilik rumah itu saat mendapatkan izin OSS dari kementerian terkait seolah-olah boleh membangun, padahal masih ada proses lebih lanjut," katanya.
Baca Juga: Mau Pasang Iklan di KRL? Simak Dulu Kiat-kiat Sukses Pemasaran di Kereta Listrik
Seperti diketahui, Online Single Submission atau OSS adalah sistem Perizinan Berusaha Terintegrasi Secara Elektronik yang diterbitkan Lembaga OSS.
Lembaga tersebut akan memberikan izin untuk dan atas nama Menteri, pimpinan lembaga, Gubernur, atau Bupati/Walikota kepada pelaku bisnis.
Saat ini, perizinan OSS sudah berbasis risiko tiga tingkat, yaitu tingkat risiko rendah, tingkat risiko menengah, dan tingkat risiko tinggi sesuai dengan penilaian analisis risiko. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor Aston Villa vs Brentford di Premier League, 10 Oktober 2026: Rekor Tak Terkalahkan The Bees Diuji Unai Emery
- 2Prediksi Skor Sunderland vs Brighton di Premier League, 10 Oktober 2026: Akankah Peforma Apik The Seagulls Tambah Derita Tuan Rumah?
- 3Prediksi Skor Hoffenheim vs Hamburger SV di Bundesliga, 10 Oktober 2026: Misi Kebangkitan Dua Tim yang Terluka
- 4Prediksi Skor Ipswich Town vs Fulham di Premier League, Sabtu 10 Oktober 2026: Mampukah The Tractor Boys Memutus Rekor Buruk?
- 5Prediksi Skor Mainz 05 vs Bayer Leverkusen di Bundesliga, 10 Oktober 2026: Duel Sengit di Mewa Arena
- 6Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Athletic Bilbao di La Liga, 10 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Rekor Buruk?
- 7Prediksi Skor Genoa vs Fiorentina di Serie A, 10 Oktober 2026: Mampukah Rossoblu Mengakhiri Tren Buruk di Kandang?
- 8Prediksi Skor Augsburg vs Bayern Munich di Bundesliga, 10 Oktober 2026: Akankah Tuan Rumah kembali Kejutkan Die Roten?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!



