Jabatan Pj Gubernur Jakarta Akan Segera Berakhir, Heru Budi Serahkan Kembali Soal Pergantiannya ke Mendagri

AKURAT JAKARTA - Masa jabatan Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono, akan segera berakhir pada 17 Oktober 2024 mendatang.
Heru Budi pun pasrah dan menyerahkan pergantian dirinya kepada Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian.
"Diganti atau tidak terserah Mendagri. Toh saya menjalankan tugas sebagaimana yang diserahkan kepada saya," kata Heru kepada wartawan di Jakarta, Jumat (6/9/2024).
Diketahui, Heru akan genap 2 tahun sebagai Pj Gubernur DKI Jakarta saat 17 Oktober 2024 mendatang sejak dilantik pada 17 Oktober 2022 lalu.
Dalam Pasal 8 Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 4 Tahun 2023, masa jabatan Pj gubernur berlangsung 1 tahun dan dapat diperpanjang 1 tahun berikutnya dengan orang yang sama atau berbeda.
Berdasarkan aturan ini, masa jabatan Heru akan berakhir dua tahun setelah menjabat, yakni 17 Oktober 2024.
Selanjutnya, Heru yang juga Kepala Sekretariat Presiden itu, menyerahkan kepada pemberi tugasnya apakah ia tetap lanjut atau tidak sebagai.
"17 Oktober adalah tahun saya menjabat dua tahun Pj Gubernur. Terserah yang memberikan tugas pada saya," tukasnya.
Diketahui, sebelum masa jabatan Heru berakhir, DPRD DKI Jakarta akan melakukan penunjukan nama baru untuk pengisi kursi Pj Gubernur DKI Jakarta.
DPRD DKI pun mulai bersiap membahas nama-nama yang akan menjadi pengganti Heru yang nama yang dipilih akan diusulkan kepada Menteri Dalam Negeri (Mendagri).
Berdasarkan surat nomor 769/KG.13.02, seluruh partai yang memiliki kursi di DPRD DKI diundang untuk melaksanakan rapat pimpinan sementara DPRD DKI untuk membahas pengganti Heru pada Rabu (11/9/2024) mendatang.
Tak hanya membahas, dalam rapat itu juga akan ditetapkan siapa saja calon pengisi jabatan Pj Gubernur DKI selanjutnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor Aston Villa vs Brentford di Premier League, 10 Oktober 2026: Rekor Tak Terkalahkan The Bees Diuji Unai Emery
- 2Prediksi Skor Sunderland vs Brighton di Premier League, 10 Oktober 2026: Akankah Peforma Apik The Seagulls Tambah Derita Tuan Rumah?
- 3Prediksi Skor Hoffenheim vs Hamburger SV di Bundesliga, 10 Oktober 2026: Misi Kebangkitan Dua Tim yang Terluka
- 4Prediksi Skor Ipswich Town vs Fulham di Premier League, Sabtu 10 Oktober 2026: Mampukah The Tractor Boys Memutus Rekor Buruk?
- 5Prediksi Skor Mainz 05 vs Bayer Leverkusen di Bundesliga, 10 Oktober 2026: Duel Sengit di Mewa Arena
- 6Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Athletic Bilbao di La Liga, 10 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Rekor Buruk?
- 7Prediksi Skor Genoa vs Fiorentina di Serie A, 10 Oktober 2026: Mampukah Rossoblu Mengakhiri Tren Buruk di Kandang?
- 8Prediksi Skor Augsburg vs Bayern Munich di Bundesliga, 10 Oktober 2026: Akankah Tuan Rumah kembali Kejutkan Die Roten?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!






