Jakarta

Resmikan MRT Jakarta Lin Timur-Barat, Jokowi Harap Wujudkan Jakarta Kota Global dan Aglomerasi

Yasmina Nuha | 12 September 2024, 13:39 WIB
Resmikan MRT Jakarta Lin Timur-Barat, Jokowi Harap Wujudkan Jakarta Kota Global dan Aglomerasi

AKURAT JAKARTA  - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus membangun jalur Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta sebagai upaya mewujudkan kota berbasis transit (Transit Oriented Development) di Jakarta.

Untuk itu, Pemprov DKI mulai melakukan pembangunan jalur MRT Jakarta Lin Timur-Barat Fase I Tahap I yang dicanangkan pada Rabu (11/9/2024) oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi)

Diketahui, lokasi pencanangan dilakukan di titik integrasi antara MRT Lin Utara-Selatan (Bundaran HI-Ancol Marina) dengan MRT Lin Timur-Barat (Cikarang-Balaraja).

Baca Juga: Semua Bisa Cantik Asal Punya Uang! Influencer Ini Habiskan Lebih dari Rp2 M Untuk Operasi Plastik Karena Sering Dibully Sejak Kecil

Dalam sambutannya, Presiden Jokowi mengatakan bahwa saat ini pemerintah masih dalam proses pembangunan MRT Jakarta fase 2A dari HI sampai Kota.

"Oleh karena itu, kita ingin melebarkan jangkauannya untuk Lin Timur-Barat Fase I Tahap I, sebagai upaya wujudkan Jakarta kota global dan aglomerasi melalui transportasi modern di Jakarta," ujar Jokowi.

Ia juga mengatakan, MRT telah melayani total 120 juta penumpang sejak beroperasional Fase I pada Maret 2019 lalu dari Bundaran HI ke Lebak Bulus.

Baca Juga: Pelaku Pencuri Handphone Pemain Timnas Muhammad Dimas Drajad Ditangkap, Ternyata Sudah Sering Keluar Masuk Penjara

"Kehadiran MRT tersebut telah menunjukkan perubahan wajah transportasi umum di Jakarta menjadi lebih baik," imbuhnya.

Dalam kesempatan yang sama, Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono mengapresiasi seluruh jajaran Pemprov DKI Jakarta yang terlibat dan peran pemerintah pusat atas dukungannya dalam mewujudkan MRT Lin Timur-Barat Fase I Tahap I.

"Pembangunan MRT Lin Timur-Barat Fase I Tahap I akan dimulai dari rute Medan Satria hingga Tomang sepanjang 24,5 kilometer terdiri dari 21 stasiun yang memiliki stasiun layang dan stasiun bawah tanah," tuturnya.

Baca Juga: Pengumuman Seleksi Administrasi CPNS 2024, Simak Jadwal dan Cara Ceknya

Selain itu, ia juga mengapresiasi sinergi yang terjalin bersama Duta Besar Jepang untuk Republik Indonesia, Duta Besar Republik Indonesia untuk Jepang, Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, Kementerian Keuangan, serta PT MRT Jakarta dalam pembangunan ini.

"Melalui sinergi ini kami berharap, kemudahan penyediaan infrastruktur transportasi publik yang menunjang pengembangan kota Jakarta berbasis transit atau Transit Oriented Development dapat terus diwujudkan dengan baik," imbuhnya.

Selain itu, Dirut PT MRT Jakarta Tuhiyat mengatakan, MRT Jakarta Lintas Timur-Barat Fase I Tahap I yang menghubungkan Cikarang-Balaraja ini ditargetkan beroperasi pada 2031 dengan estimasi 284.000 target penumpang per/hari.

"Lokasi kita saat ini berada di persimpangan antara Jalan Thamrin dan Jalan Kebon Sirih atau antara Lin Timur-Barat dan Lin Utara-Selatan. Pada Fase 1 MRT Jakarta Lin Timur-Barat yang berfokus di Wilayah DKI Jakarta memiliki total jarak 31 km dengan 27 stasiun," kata Tuhiyat.(*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Y
Reporter
Yasmina Nuha
Y