Atasi Banjir Rob yang Sering Landa Kawasan Pesisir utara Jakarta, Fraksi Golkar DPRD Minta Pemprov Segera Rampungkan Tanggul NCICD Sepanjang 39 KM

AKURAT JAKARTA - Ketua Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta, Judistira Hermawan, meminta Pemprov DKI Jakarta segera menyelesaikan proyek tanggul laut raksasa atau Giant Sea Wall di Jakarta Utara.
Judistira menilai, pembangunan tanggul yang termasuk dalam proyek National Capital Integrated Coastal Development (NCICD) ini dapat efektif mengatasi banjir rob di wilayah pesisir Jakarta.
"Ya jadi program NCICD di pesisir Jakarta ini adalah upaya pemerintah, baik pusat maupun Provinsi DKI, untuk membuat tanggul raksasa di utara Jakarta ini agar naiknya permukaan air laut bisa dicegah," ujar Judistira kepada Akurat Jakarta, Senin (6/1/2024).
Naiknya permukaan laut di utara Jakarta menyebabkan banjir rob. "Ya banjir rob itu akhirnya mengancam wilayah pesisir jakarta, ini yang kita cegah" imbuhnya.
Pria yang akrab disapa Bang Wawan itu mengajak semua pihak untuk berkomitmen membantu menyelesaikan pembangunan tanggul laut ini.
"Ini saya kira perlu komitmen semua pihak ya, termasuk kami di DPRD DKI Jakarta, untuk ini nantinya benar-benar bisa efektif, jadi panjangnya tanggul ini sekitar 39 km," tuturnya.
Ia juga menilai, seluruh pihak seharusnya mampu mendukung dalam penyelesaian pembangunan ini, termasuk mendukung dalam penganggaran dananya.
"Ini butuh support semua pihak dan anggaran yang besar, tetapi ini suatu keharusan untuk menjaga Jakarta khususnya wilayah utara Jakarta" tukasnya.
Sekadar diketahui, proyek NCICD Fase A mencakup pembangunan tanggul sepanjang 39 kilometer.
Data terbaru, 17,1 kilometer telah dibangun oleh Kementerian PU dan 8,5 kilometer oleh Pemprov DKI Jakarta.
Dengan itu, masih terdapat 13,4 kilometer tanggul yang belum selesai. Lokasi yang belum terbangun ini mencakup area kritis seperti Muara Angke, Pantai Mutiara, Ancol Barat dan kawasan Sunda Kelapa, yang kerap terdampak rob.
Plt Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta, Ika Agustin Ningrum mengatakan, Pembangunan tanggul pantai NCICD Fase A mengalami pemunduran jadwal.
Dari target sebelumnya, direncanakan rampung pada tahun 2028, kini dimundurkan menjadi tahun 2030.
Ia mengatakan, terdapat dua tantangan utama yang menyebabkan molornya penyelesaian proyek ini, yakni proses pengadaan barang dan jasa serta kebutuhan untuk koordinasi intensif dengan masyarakat nelayan di kawasan pesisir. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Aston Villa vs Brentford di Premier League, 10 Oktober 2026: Rekor Tak Terkalahkan The Bees Diuji Unai Emery
- 2Prediksi Skor Sunderland vs Brighton di Premier League, 10 Oktober 2026: Akankah Peforma Apik The Seagulls Tambah Derita Tuan Rumah?
- 3Prediksi Skor Hoffenheim vs Hamburger SV di Bundesliga, 10 Oktober 2026: Misi Kebangkitan Dua Tim yang Terluka
- 4Prediksi Skor Ipswich Town vs Fulham di Premier League, Sabtu 10 Oktober 2026: Mampukah The Tractor Boys Memutus Rekor Buruk?
- 5Prediksi Skor Mainz 05 vs Bayer Leverkusen di Bundesliga, 10 Oktober 2026: Duel Sengit di Mewa Arena
- 6Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Athletic Bilbao di La Liga, 10 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Rekor Buruk?
- 7Prediksi Skor Genoa vs Fiorentina di Serie A, 10 Oktober 2026: Mampukah Rossoblu Mengakhiri Tren Buruk di Kandang?
- 8Prediksi Skor Augsburg vs Bayern Munich di Bundesliga, 10 Oktober 2026: Akankah Tuan Rumah kembali Kejutkan Die Roten?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!


