Soal Pagar Laut di Pulau Reklamasi C Jakarta, Dinas KPKP Akan Cari Tahu Pemilik dan Perizinannya

AKURAT JAKARTA - Belakangan ini beredar kabar pembangunan pagar laut yang terbuat dari bambu terpasang di area laut Jakarta, tepatnya di sekitar Pulau C Reklamasi, Jakarta Utara.
Hingga saat ini, pemilik dari bangunan pagar laut sepanjang 500 meter tersebut masih belum diketahui. Bahkan, perizinannya juga masih belum ditemukan.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta, Suharini Eliawati mengatakan, pihaknya sedang mencari tahu siapa pemilik dari pagar laut itu.
Baca Juga: Kabar Baik, Pendaftaran CPNS 2025 Dibuka Segera, Berikut Syarat Dokumen yang Harus Dilengkapi
"Saat sekarang ini kami sedang menanyakan (siapa pemilik Pagar Laut itu)," ujar Eli di Gedung Balai Kota Jakarta, Jakarta Pusat, Rabu (15/1/2025).
Namun, ia juga menegaskan bahwa pagar laut tersebut tidak menggangu aktivitas pelayaran nelayan di sana.
"Namun untuk alur nelayan, setidaknya (pagar laut) itu kan di luar, di luar alur dari kapal-kapal nelayan," katanya.
Kemudian, lanjut Eli, langkah-langkah pihaknya ke depannya yaitu melihat perizinan dari pembangunan tersebut yang terkait dengan Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang Laut (PKKPRL).
"Tentu saat sekarang ini kawan-kawan tahu bahwa perizinan masih ada di Kementerian KP tentang PKKPRL-nya," ujarnya.
Ia juga mengatakan, pihaknya akan mempertimbangkan untuk mencabut perizinan dari pagar laut dengan berkoordinasi bersama pemerintah pusat serta Pemda Kabupaten Tangerang.
Baca Juga: Kabar Baik, Pendaftaran CPNS 2025 Dibuka Segera, Berikut Syarat Dokumen yang Harus Dilengkapi
Diketahui, pagar laut yang terbuat dari bambu terpasang di area laut Jakarta itu mulanya diungkapkan Direktur Rujak Center for Urban Studies Elisa Sutanudjaja lewat akun X @elisa_jkt.
Dalam unggahannya, Elisa menyebutkan pagar laut itu terpasang di laut Jakarta atau di sekitar Pulau C.
"Lapor @DKIJakarta Telah ditemukan pagar bambu pada laut wilayah DKI Jakarta di depan Pulau C. Mohon tindak lanjutnya," tulis Elisa dalam cuitannya.
Sebelumnya, keberadaan pagar laut juga ditemukan di Tangerang dan Bekasi yang sempat membuat geger publik. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!


