Jakarta

Gelar Modifikasi Cuaca Selama 8 Hari, BPBD DKI Sebut Sukses Kurangi Curah Hujan hingga 60 Persen

Yasmina Nuha | 24 Februari 2025, 13:25 WIB
Gelar Modifikasi Cuaca Selama 8 Hari, BPBD DKI Sebut Sukses Kurangi Curah Hujan hingga 60 Persen

AKURAT JAKARTA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta sukses melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) pada periode 14-21 Februari 2025 yang mengurangi curah hujan dan mencegah potensi bencana banjir.

Plt. Direktur Tata Kelola Modifikasi Cuaca BMKG Budi Harsoyo mengatakan, berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), OMC mampu mengurangi curah hujan sebesar 40-60 persen.

"Dampak positif dari upaya ini terlihat dari kondisi cuaca di DKI Jakarta yang hanya mengalami hujan dengan intensitas ringan hingga sedang. Sepanjang periode pelaksanaan OMC, tidak terpantau adanya kejadian banjir di wilayah DKI Jakarta," ujar Budi di Jakarta, Minggu (23/2/2025).

Baca Juga: Catat! Band Power Metal Helloween Bakal Manggung di Jogjarockarta Festival 2025, Penjualan Tiketnya Sudah Dimulai, Segini Harganya

Lebih lanjut, Juru Bicara Pelaksanaan Kegiatan OMC Tahun 2025, Michael Sitanggang menjelaskan, pelaksanaan OMC DKI Jakarta bertujuan memitigasi bencana hidrometeorologi, khususnya dalam mengurangi risiko banjir akibat curah hujan ekstrem.

"Dengan hasil yang telah dicapai, program OMC ini dapat dikatakan berhasil dalam menekan potensi bencana. Selain itu, dapat menjaga stabilitas lingkungan perkotaan dari dampak cuaca ekstrem," ujar Michael.

Ia menjelaskan, keberhasilan OMC pada Februari 2025 ini merupakan hasil kolaborasi antara BPBD DKI Jakarta, BMKG, TNI AU, dan PT Rekayasa Atmosphere Indonesia.

Baca Juga: Dikabarkan Akan Rilis, All New Innova Reborn 2025 Tampil Lebih Sporty dan Elegan, Bawa Mesin Jauh Lebih Kencang

Selain itu, lanjutnya, pelaksanaan OMC akan terus dilakukan sebagai upaya mencegah risiko bencana hidrometeorologi.

“Ke depan, upaya serupa akan terus dilakukan sebagai langkah strategis dalam menghadapi tantangan perubahan iklim dan peningkatan risiko bencana hidrometeorologi," pungkasnya.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), kembali melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dalam rangka kesiapsiagaan menghadapi bencana hidrometeorologi.

Baca Juga: Tak Tertandingi, All New Innova Reborn 2025 Meluncur, Desain Gahar, Sporty dan Super Tajam

Kegiatan ini berkolaborasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU), dan PT Rekayasa Atmosphere Indonesia (RAI).

Juru bicara pelaksanaan kegiatan OMC tahun 2025, Michael Sitanggang mengatakan, OMC kali ini akan berlangsung selama 8 hari pada tanggal 14-21 Februari 2025 dengan estimasi dua sorti penerbangan setiap harinya.

"Langkah ini diambil sebagai upaya merespon potensi cuaca ekstrem yang diprediksi akan terjadi pada periode waktu tersebut," ujar Michael dalam keterangannya, Sabtu (15/2/2025). (*)

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Y
Reporter
Yasmina Nuha
Y