Rano Karno Ungkap Jumlah Pasien CKG di Jakarta Capai 15.487 Per Maret 2025, Berikut Jenis Penyakit yang Ditangani

AKURAT JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno mengungkapkan bahwa pelaksanaan jumlah pasien program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Jakarta mencapai 15.487 orang per Maret 2025.
Hal ini disampaikannya usai meresmikan Gedung Puskesmas Pancoran di Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan, pada Senin (24/3/2025).
"Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan sejak peluncuran hingga 21 Maret 2025 program CKG telah memberikan manfaat kepada hampir 15.487 orang di Jakarta, mencakup berbagai kelompok mulai dari bayi hingga lansia," ujar Rano kepada wartawan.
Rano menjelaskan, Program CKG ini terdiri dari CKG Bayi Baru Lahir, Screening Kelainan bawaan, Screening Penyakit Jantung Bawaan, Pertumbuhan serta Kelainan Saluran Empedu pada Bayi.
"CKG Anak Usia 1-6 tahun yaitu Screening Pertumbuhan dan Perkembangan, Screening TB pada Anak, DM pada Anak, Screening Mata, Telinga Gigi, serta Screening Thalassemia," ujarnya.
Kemudian, lanjut Rano, CKG Usia Dewasa yaitu Screening Kardiovaskuler, Screening Paru, Screening Kanker, Screening Indra, Screening Jiwa, Screening Hati dan Screening Calon Pengantin.
Ia juga menjelaskan, bagi yang ingin mendaftar Cek Kesehatan Gratis dapat melalui aplikasi SATUSEHAT Mobile atau melalui WhatsApp.
"Nah jadi cara daftarnya mudah melalui aplikasi Satu Sehat Mobile. Pilih tanggal kunjungan dan puskesmas yang dituju. Melalui WhatsApp chatbot kementerian kesehatan di nomor kembali lagi saya ulangi 0812-7887-8812," ujarnya.
Terakhir, mantan Anggota DPR RI itu pun mengajak kepada seluruh warga Jakarta untuk memanfaatkan program Cek Kesehatan Gratis.
Diketahui, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) mulai melaksanakan program nasional Cek Kesehatan Gratis (CKG) pada Senin (10/2/2025).
Baca Juga: Selama Mudik Lebaran 2025, Gubernur Pramono Tidak Izinkan Personel Damkar untuk WFA
Program ini bertujuan mendeteksi dini risiko penyakit agar bisa ditangani lebih cepat, serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pola hidup sehat.
Kepala Dinkes DKI Jakarta, Ani Ruspitawati mengatakan, warga yang ingin mengikuti program ini diimbau untuk mendaftar terlebih dahulu melalui aplikasi SATUSEHAT Mobile agar proses pemeriksaan berjalan lebih cepat.
"Program ini berlaku untuk seluruh masyarakat yang sudah mendaftar di aplikasi SATUSEHAT Mobile, tanpa terbatas pada warga Jakarta saja," ujar Ani. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di UNL, 28 September 2026: Duel Penentu Kemenangan Kedua di Yerevan
- 2Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UNL, 27 September 2026: Duel Seru di Kaunas!
- 3Prediksi Skor Georgia vs Ukraina di UNL, 28 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit di Tbilisi?
- 4Prediksi Skor Belgia vs Prancis di UNL, 29 September 2026: Tanpa Mbappe, Les Bleus Diuji di Brussels
- 5Prediksi Skor Turki vs Italia di UNL, 29 September 2026: Duel Dua Tim yang Sama-Sama Tertekan
- 6Prediksi Skor Latvia vs Siprus di UNL, 28 September 2026: Duel Tim yang Sama-Sama Ingin Bangkit
- 7Prediksi Skor Israel vs Irlandia di UNL, 28 September 2026: Duel Dua Tim yang Sama-Sama Ingin Bangkit
- 8Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di UNL, 27 September 2026: Mampukah The Falcons Raih Kemenangan di Kandang Sendiri?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!


