Jakarta

Kecewa Layanan Bank DKI Sempat Alami Gangguan, Ketua DPRD DKI Minta Pemprov DKI Segera Selesaikan Permasalahannya

Yasmina Nuha | 9 April 2025, 12:35 WIB
Kecewa Layanan Bank DKI Sempat Alami Gangguan, Ketua DPRD DKI Minta Pemprov DKI Segera Selesaikan Permasalahannya

AKURAT JAKARTA - Ketua DPRD DKI Jakarta, Khoirudin mengatakan bahwa dirinya merasa kecewa atas kejadian gangguan sistem yang dialami oleh Bank DKI.

Ia mengatakan bahwa dirinya sebagai pengguna Bank DKI tidak bisa melakukan transfer ke bank lain, sehingga harus dibantu oleh keluarganya.

"Saya juga kecewa tidak bisa transfer jadinya saya minta tolong anak saya untuk melakukan transfer, saya kecewa," ujar Khoirudin di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Selasa (8/4/2025).

Baca Juga: Jelang Indonesia vs Afghanistan di Piala Asia U-17 2025 Besok Malam, Pelatih Nova Arianto Diprediksi Turunkan Pemain Lapis Kedua

Khoirudin mengatakan, dirinya bersama anggota DPRD DKI Jakarta lainnya yang menggunakan Bank DKI sangat terasa dampaknya yang kesulitan mentransfer uang ke bank lain.

Ia pun berharap, jajaran direksi Bank DKI segera memulihkan layanan perbankan agar nasabah bisa kembali melakukan transfer online.

"Sangat merasakan dampaknya. Kita sangat kesulitan melakukan transfer online. Dan kita berharap setelah ini setelah ketemu permasalahannya apa, bisa kita selesaikan dan tidak terjadi lagi," tuturnya.

Baca Juga: Pemkab Tangerang Luncurkan Program Satyagatra Sakura untuk Tekan Angka Stunting, Apa Itu? Kok Namanya Mirip Jepang, Ternyata Ini...

Politikus PKS itu pun mendorong Bank DKI segera memulihkan pemeliharaan sistem perbankan agar pelayanan terhadap nasabah kembali berjalan normal.

"Kita sayangkan juga di momen yang orang sangat membutuhkan layanan bank online namun Bank DKI mengalami permasalahan dan mudah-mudahan bisa cepat selesai. Saya tidak menyalahkan siapa-siapa," ujarnya, Selasa (8/4).

Khoirudin menegaskan, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung telah merespons cepat permasalahan Bank DKI dengan memanggil direksi Bank DKI ke Balai Kota. Ia pun memastikan bahwa pelayanan melalui ATM Bank DKI telah berhasil dipulihkan.

Pada kesempatan itu, Khoirudin mengajak nasabah menolak gerakan pengosongan dana di Bank DKI. Menurut dia, Bank DKI merupakan aset Pemprov yang menjadi BUMD dengan deviden terbesar di Jakarta.

"Ini BUMD yang memberikan deviden terbaik ya di DKI dan yang terbesar devidennya adalah Bank DKI," tegasnya.

Sebelumnya, Bank DKI melakukan pemeliharaan sistem e-channel sebagai bagian dari upaya preventif dalam memperkuat sistem keamanan transaksi dan meningkatkan keandalan infrastruktur layanan digital, termasuk jaringan ATM dan kanal elektronik lainnya.

Manajemen Bank DKI memastikan dana dan data nasabah tetap aman selama periode pemeliharaan berlangsung.

Selain itu, Bank DKI berkomitmen untuk memastikan setiap permasalahan yang dihadapi nasabah sebagai akibat dari aktivitas pemeliharaan sistem ini akan diselesaikan sebaik-baiknya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Y
Reporter
Yasmina Nuha
Y