Jakarta

Beda dengan Rano Karno, Pramono Sebut Jakarta Belum Perlu Lakukan OMC untuk Atasi Banjir, Ini Alasannya

Yasmina Nuha | 8 Juli 2025, 19:46 WIB
Beda dengan Rano Karno, Pramono Sebut Jakarta Belum Perlu Lakukan OMC untuk Atasi Banjir, Ini Alasannya

AKURAT JAKARTA - Gubernur Jakarta, Pramono Anung mengatakan bahwa pihak Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta belum perlu melakukan operasi modifikasi cuaca (OMC) untuk mengatasi banjir di awal Juli 2025 ini.

Padahal, menurut Wakil Gubernur Jakarta, Rano Karno, Pemprov DKI bersama TNI Angkatan Udara akan melakukan OMC guna mengantisipasi cuaca ekstrem dan meminimalkan dampak banjir.

Pramono menjelaskan, alasan pihaknya belum melakukan OMC karena intensitas curah hujan di Jakarta masih belum tinggi.

Baca Juga: Pemprov DKI Jakarta dan Pemkot Bekasi Sepakat Perpanjang Kontrak TPST Bantargebang, Seharusnya Berakhir Tahun 2026

"Jadi modifikasi cuaca sebenarnya belum terlalu perlu. Karena curah hujan di Jakarta sendiri tidak terlalu tinggi," ujar Pramono di Jalan Binawarga, Rawajati, Pancoran, Jakarta Selatan, pada Selasa (8/7/2025).

Lebih lanjut, Pramono mengatakan bahwa pihaknya sedang mengatasi persoalan pasang-surut air laut dari wilayah utara Jakarta.

"Yang problem itu sekarang ini pasang surutnya air laut sama dari hulu," ujar mantan Sekretaris Kabinet RI itu.

Baca Juga: Gubernur Pramono Sebut Banjir di Jakarta Tak Bisa Dilawan, Minta Seluruh Jajaran Siaga 24 Jam

Selain itu, ia menegaskan, penanganan banjir di Jakarta harus dilakukan secara cepat dan tepat, dengan perencanaan matang serta antisipasi terhadap kemungkinan di luar prediksi.

"Saya minta wali kota dan dinas-dinas terkait siaga 24 jam dalam menangani banjir. Walaupun ada hujan dan banjir kiriman, dampaknya tidak boleh separah sebelumnya. Kemarin malam, air banjir bisa langsung diflushing ke laut karena permukaan laut sedang surut," tukasnya.

Diketahui, Wakil Gubernur Jakarta, Rano Karno mengungkapkan, Pemprov Jakarta bekerja sama dengan TNI Angkatan Udara melakukan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) guna mengantisipasi cuaca ekstrem dan meminimalkan dampak banjir.

"Kita menebar garam di langit sebetulnya. Tapi karena awannya besar dan berkumpul di beberapa titik, kita hanya bisa membagi ke beberapa wilayah," ujar Rano saat meninjau lokasi banjir di Jakarta Selatan, Selasa (8/7/2025). (*)

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Y
Reporter
Yasmina Nuha
Y