Jakarta

BUMD Food Station Tjipinang Diduga Terlibat Kasus Beras Oplosan, Wagub Rano: Kalau Salah, Tindak Tegas!

Yasmina Nuha | 15 Juli 2025, 17:36 WIB
BUMD Food Station Tjipinang Diduga Terlibat Kasus Beras Oplosan, Wagub Rano: Kalau Salah, Tindak Tegas!

AKURAT JAKARTA - Wakil Gubernur Jakarta, Rano Karno menanggapi terkait kasus dugaan penemuan beras oplosan di PT Food Station Tjipinang oleh Satuan Petugas (Satgas) Pangan.

Rano mengatakan, jika memang penemuan tersebut benar, maka dirinya meminta agar Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) tersebut ditindak tegas.

"Kalau memang (food station) salah, tindak, nggak ada urusan," ujar Rano di SMAN 6, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (15/7/2025).

Baca Juga: Siap-siap! Ribuan Polisi Berjaga di Jalanan Jakarta Selama Dua Pekan, Operasi Patuh Jaya 2025 Dimulai

Ia menilai, setelah mendapat laporan, ternyata butuh waktu yang tidak singkat untuk menyelesaikan kasus ini.

Bahkan, berdasarkan laporan Food Station, mereka mengaku bahwa penemuan beras oplosan tersebut tidak benar.

"Tapi saya mendapat laporan, tapi sulit, ini memerlukan waktu yang panjang untuk diskusi ini. Tapi saya mendapat laporan dari food station bahwa itu tidak benar," katanya.

Mantan Anggota DPR RI itu mengatakan, terkait kasus ini tentunya akan ada audit lebih lanjut oleh inspektorat terkait.

"Pasti ada audit. Pasti ada audit. Apalagi hal seperti ini. Ini inspektorat turun," tukas Rano.

Baca Juga: Ternyata Kebijakan Uji Coba Sekolah Swasta Gratis Belum Ada Pergubnya, Wagub Rano: Sedang Kita Susun

Sebelumnya, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta, Hasudungan Sidabalok, mengatakan bahwa pihaknya sudah memenuhi panggilan pihak berwajib melalui Bareskrim Polri untuk memberikan keterangan.

"Terkait berita tentang indikasi pelanggaran kualitas beras di ritel modern, PT. Food Station Tjipinang telah memenuhi panggilan Bareskrim Polri untuk memberikan keterangan," ujar Hasudungan dalam keterangannya, dikutip Selasa (15/7/2025).

"Dengan kemungkinan pemanggilan berikutnya setelah hasil analisis pemeriksaan terhadap sampel oleh Satuan Petugas (Satgas) Pangan selesai dilakukan," imbuhnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.