Jakarta

Pernah Diwacanakan Sutiyoso, Gubernur Pramono Sebut Sulit Wujudkan Waterway di Sungai Ciliwung, Ini Alasannya

Yasmina Nuha | 31 Juli 2025, 21:45 WIB
Pernah Diwacanakan Sutiyoso, Gubernur Pramono Sebut Sulit Wujudkan Waterway di Sungai Ciliwung, Ini Alasannya

AKURAT JAKARTA - Gubernur Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa sulit mewujudkan angkutan sungai atau waterway di Sungai Ciliwung kawasan Jakarta.

Ia menjelaskan, pada masa pemerintahan mantan Gubernur Jakarta periode 1997-2007, Sutiyoso, wacana tersebut pernah dibuat.

"Jadi tempat ini sebenarnya pada jaman Pak Sutiyoso, pernah dirancangkan untuk menjadi alternatif waterway di Jakarta," ujar Pramono Anung di kawasan Stasiun BNI City, Jakarta Pusat, Kamis (31/7/2025).

Baca Juga: Gubernur Pramono Susur Sungai Ciliwung, Minta Percantik Bantaran Jadi Tempat yang Nyaman dan Menarik

Namun, ia menyatakan bahwa ada beberapa kendala yang membuat rencana tersebut sulit untuk diwujudkan.

Menurutnya, salah satu kendala utama adalah jalur sungai yang tidak bisa terlalu panjang. Selain itu, curah hujan di Jakarta yang ekstrim juga menjadi masalah besar.

"Yang kedua, curah hujan di Jakarta ini kan antara waktu kering dan waktu hujan itu begitu ekstrim sebenarnya. Kalau keringnya lama, sebenarnya airnya disini hampir enggak ada," kata Pramono.

Baca Juga: Diterima Pramono Anung di Balaikota, KNPI DKI Salurkan Sejumlah Aspirasi

"Nah itulah yang jadi persoalan kalau kemudian ini kita jadikan sebagai tempat untuk waterway," pungkasnya.

Sebagai informasi, Gubernur Jakarta, Pramono Anung, melakukan peninjauan atau penyusuran ke Sungai Ciliwung bagian Banjir Kanal Barat, pada Kamis (31/7/2025).

Dalam peninjauan tersebut, Pramono Anung menekankan pentingnya koordinasi yang lebih rapi dan baik antara dinas terkait untuk menghadapi potensi banjir di Jakarta.

Ia juga meminta jajarannya untuk mengoptimalkan pengelolaan bantaran Sungai Ciliwung sebagai tempat yang nyaman dan menarik bagi warga Jakarta, terutama pada malam hari.

"Saya meminta kepada jajaran terkait, terutama asisten pembangunan, untuk sepanjang sungai ini nanti dirapikan, dikelola, dan dijadikan tempat orang bisa menikmati, misalnya malam Sabtu, malam Minggu-nya di tempat ini," ujarnya. (*)

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Y
Reporter
Yasmina Nuha
Y