Jakarta

Marak Pemasangan Bendera One Piece, Legislator Golkar Alia Laksono Nilai Tak Perlu Anggap Serius

Yasmina Nuha | 6 Agustus 2025, 19:38 WIB
Marak Pemasangan Bendera One Piece, Legislator Golkar Alia Laksono Nilai Tak Perlu Anggap Serius

AKURAT JAKARTA - Anggota Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta, Alia Noorayu Laksono menanggapi terkait pemasangan bendera bajak laut dari anime One Piece jelang perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) RI ke-80.

Menurut Alia, pemasangan bendera tersebut hanya sekadar candaan belaka. Dengan itu, pemerintah tidak perlu menanggapinya dengan serius.

"Enggak itu kan lucu-lucuan ya selama bukan menghina bendera merah putih saya rasa santai-santai aja," ujar Alia kepada wartawan di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Rabu (6/8/2025).

Baca Juga: Legislator Golkar Jakarta Alia Noorayu Sebut Investasi Terbaik Negara Adalah Memastikan Anak-anak Tumbuh Sehat, Cerdas, dan Bahagia

Ia menilai, selama tidak menghancurkan maupun menghina Bendera Merah Putih, maka pemasangan bendera tersebut sah-sah saja.

"Tidak menghancurkan Bendera Merah Putih, tidak mengibarkan bendera komunis saya rasa mengibarkan bendera One Piece lucu-lucuan aja," tuturnya.

Wakil Ketua Komisi A itu juga mengatakan, pemasangan bendera tersebut juga termasuk salah satu bentuk fanatisme dari pecinta anime.

Baca Juga: Golkar Ingatkan Wacana Booking Parkir Online di Jakarta Harus Dikaji Mendalam

"Ya mau ikut-ikutan juga enggak penting, maksudnya ya udahlah ya itukan namanya juga fanatisme peminat anime," kata Alia.

"Nothing to (tidak perlu untuk) serius yang penting gak me-replace (ganti) bendera merah putih," pungkasnya.

Diketahui, belakangan ini viral bendera hitam berlogo tengkorak bernama Jolly Roger usai banyak warga mengibarkan bendera tersebut menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 RI.

Baca Juga: Sudah Tahap Persiapan, Pemprov DKI Sebut Revitalisasi Taman Margasatwa Ragunan Akan Dimulai Tahun Depan

Jolly Roger yang dikibarkan ini seragam karena mengambil referensi dari bendera kru Bajak Laut Topi Jerami di anime One Piece.

Atribut ini semakin marak di media sosial, muncul di aksi massa, dan bahkan beberapa netizen menyerukan pengibaran bendera Jolly Roger versi One Piece alih-alih bendera Merah Putih selama perayaan HUT ke-80 Republik Indonesia.

Fenomena ini dipandang sebagai bentuk ekspresi masyarakat, baik sebagai penggemar budaya pop maupun sebagai bentuk kritik terhadap kondisi sosial dan pemerintahan. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Y
Reporter
Yasmina Nuha
Y