Stafsus Gubernur: Meski Bukan Kewajiban, Pemprov DKI Tetap Siapkan Lahan Permanen untuk Pedagang Pasar Barito yang Direlokasi

AKURAT JAKARTA - Staf Khusus Gubernur Jakarta Bidang Komunikasi Publik, Chico Hakim, mengatakan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta sedang mempersiapkan lahan permanen untuk pedagang Pasar Barito yang direlokasi.
"Pemprov DKI Jakarta sedang menyiapkan lahan yang permanen dan sangat memadai sebagai pasar fauna tematik bagi saudara-saudara kita para pedagang," kata Chico saat dihubungi wartawan, Jumat (8/8/2025).
Ia pun menjelaskan, sebetulnya lokasi pasar ini adalah lokasi sementara (loksem) saja. Di mana sejak awal tidak ada kewajiban pemerintah untuk menyediakan lahan untuk relokasi para pedagang.
Baca Juga: Sehari Menyusuri Cikini: 6 Destinasi Warisan Sejarah dan Kuliner Legendaris Jakarta
"Karena sesungguhnya lokasi pasar barito sekarang itu adalah Lokasi Sementara (Loksem) yang sejak awal diketahui dan disepakati syarat dan ketentuannya bagi pedagang yang memilih menempati itu," ucap Chico.
"Yang diantaranya adalah bersedia pindah tanpa kewajiban pemprov menyediakan lahan/relokasi dan lain sebagainya," imbuhnya.
Kemudian, lanjut Chico, sambil menunggu tempat tersebut sudah selesai dibangun, para pedagang tersebut dipersilahkan untuk berdagang di sejumpah pasar milik Perumda Pasar Jaya secara gratis.
"Dan sembari menunggu lahan tersebut siap, para pedagang dipersilahkan memilih berdagang untuk sementara di belasan Pasar milik Perumda Pasar Jaya secara gratis, bahkan pemindahannya pun ditanggung pemprov biayanya," katanya.
Dengan itu, ia mengatakan fasilitas tersebut pihaknya upayakan murni karena kebijakan untuk mengayomi.
Diketahui, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (PPKUMKM) menyiapkan Sentra Fauna di Lenteng Agung, Jakarta Selatan.
Kepala PPKUMKM Jakarta, Elisabeth Ratu Rante Allo mengatakan, para pedagang akan difasilitasi untuk membuka usaha di Sentra Fauna Jakarta yang dibangun di atas lahan seluas ±7.000 m² di kawasan Lenteng Agung.
"Sentra Fauna Jakarta diharapkan tidak hanya menjadi tempat transaksi, tetapi juga ruang pembelajaran dan rekreasi yang menyenangkan bagi keluarga dan pecinta satwa," kata Ratu. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Nyala Ainun, Penulis Cilik Tangsel yang Telah Melahirkan 9 Buku dan Sabet Berbagai Penghargaan
- 2Buka Workshop di Japfa Food Indonesia, Wabup Intan Dorong Dunia Usaha Perkuat Pengelolaan Sampah Mandiri
- 3Profil Kapolri Baru Komjen Suyudi Ario Seto Pilihan Presiden, Sudah Disetujui DPR
- 4Kemendikdasmen Buka Pertukaran Pelajar ke Tokyo Gratis untuk Siswa SMK, Cek Syaratnya!
- 5Gandeng Warga Sunter Agung dan Papanggo, Jakpro Luncurkan Program Pemilahan Sampah Berbasis Komunitas
- 6Jetour T2 i-DM Resmi Mengaspal Bawa Bagasi Luas dan Fitur Kepraktisan Lengkap, Jadi Opsi Menarik untuk Mendukung Aktivitas Luar Ruangan
- 7Tak Perlu Cemas Titik Buta, Keterbatasan Visibilitas Belakang Jetour T2 i-DM Berhasil Teratasi Kamera 360
- 8Jetour T2 i-DM Resmi Dijual Rp 688 Juta, SUV PHEV Bergaya Boxy Bawa Kabin Modern dan Nyaman
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!





