Jakarta

Gubernur Pramono Soroti Penyebab Macet Parah di Jalan TB Simatupang, Mulai dari Proyek Bedeng hingga Pak Ogah

Yasmina Nuha | 20 Agustus 2025, 13:37 WIB
Gubernur Pramono Soroti Penyebab Macet Parah di Jalan TB Simatupang, Mulai dari Proyek Bedeng hingga Pak Ogah

AKURAT JAKARTA - Gubernur Jakarta, Pramono Anung menyoroti penyebab kemacetan parah yang kerap terjadi di Jl. TB Simatupang, Jakarta Selatan.

Pramono menuturkan, pada tanggal 16 Agustus 2025 lalu, dirinya sengaja mencoba untuk meninjau situasi kemacetan di jalan tersebut yang begitu parah.

"Ketika tanggal 16 kemarin saya sengaja mencoba, saya bersama sopir berdua saja memang parah. Memang kondisi lapangannya sangat sulit," ujar Pramono melalui akun Instagram pribadinya @pramonoanungw, dikutip Rabu (20/8/2025).

Baca Juga: Sinergi Tiga BUMN: Gubernur Pramono Dorong BTN, Ancol, dan Jakpro Tingkatkan Fasilitas Ancol dan JIS

Ia menjelaskan, terdapat berbagai proyek yang dilakukan di jalan tersebut yang menjadi penyebab kemacetan, salah satunya proyek bedeng.

Untuk itu, ia pun meminta agar bedeng di jalan tersebut untuk diperkecil. Bahkan, jika bisa dirinya akan menandatangani proyek pengecilan bedeng tersebut.

"Beberapa pekerjaan itu sebenarnya bedengnya bisa dikecilin, kita minta itu untuk dikecilin. Kalau perlu Gubernur tanda tangan saya tanda tangan," katanya.

Baca Juga: Gubernur Pramono Masih Kaji Wacana Pembukaan Taman Margasatwa Ragunan hingga Malam Hari

Dengan itu, kata Pramono, hal ini menunjukkan bahwa pihaknya bertanggung jawab dalam kondisi kemacetan seperti ini dan hadir di saat kejadian ini.

"Sejak awal diberitahu (ke masyarakat) "kalau kamu lewat sini pasti macet" dan kita mengimbau mereka (masyarakat) untuk naik transportasi umum dan itu perlu terus disampaikan," imbuhnya.

Kemudian, politikus PDIP itu juga meminta agar koordinasi antar lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) seperti Dinas Bina Marga, Dinas Perhubungan, dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) sangat penting di lapangan.

Bahkan ia juga meminta kepada Satpol PP agar menertibkan juru parkir (jukir) liar atau biasa disebut Pak Ogah di jalan tersebut.

"Saya tidak mau di lapangan ada lagi Pak Ogah gak boleh ada lagi saya mohon Satpol PP ditertibkan," tegasnya.

Diketahui, pemasangan pipa air limbah di Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, mengakibatkan kemacetan.

Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta mengatakan ada rekayasa lalu lintas (lalin) selama pengerjaan proyek tersebut berlangsung.

"Sehubungan adanya pekerjaan pemasangan pipa air limbah di kawasan Jalan TB Simatupang kota administrasi Jakarta Selatan, Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta melakukan rekayasa lalu lintas," ujae Wakadishub Jakarta, Ujang Harmawana, kepada wartawan, Kamis (31/7/2025). (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Y
Reporter
Yasmina Nuha
Y