Jakarta

Pemprov DKI Jakarta Bakal Bangun Patung Ibu Fatmawati di Taman Bendera Pusaka, Gubernur Pramono Jamin Tak Pakai Dana APBD

Yasmina Nuha | 22 Agustus 2025, 13:58 WIB
Pemprov DKI Jakarta Bakal Bangun Patung Ibu Fatmawati di Taman Bendera Pusaka, Gubernur Pramono Jamin Tak Pakai Dana APBD

 

AKURAT JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta akan membangun patung Ibu Fatmawati di Taman Bendera Pusaka, Jakarta Selatan.

Gubernur Jakarta, Pramono Anung, mengatakan bahwa pembangunan patung tersebut tidak menggunakan dana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).

"Jadi itu bukan dibangun atas APBD ataupun ini dari dana DKI," ujar Pramono di Balai Kota Jakarta, Jumat (22/8/2025).

Baca Juga: Prediksi Skor Brentford vs Aston Villa di Premier League, 23 Agustus 2025: Ujian Awal Keith Andrews

Ia menuturkan, dalam pembangunan patung tersebut terdapat pihak yang secara sukarela untuk menyumbangkan dananya.

"Kemudian ada orang yang berbaik hati Ingin menyumbang ataukan memberikan kepada Taman Bendera Pusaka dan saya sudah setuju itu," tukasnya.

Lebih lanjut, politikus PDIP itu menerangkan bahwa alasan pihaknya mendirikan patung tersebut karna Taman Bendera Pusaka identik dengan pahlawan Fatmawati yang menjahit Bendera Pusaka.

"Jadi disana nama tamannya kan Bendera Pusaka, Dan Bendera Pusaka itu identik dengan ibu Fatmawati. Ketika membuat kan benderanya yang menjahit bu Fatmawati," katanya.

Diketahui, Gubernur Pramono Anung telah melakukan Groundbreaking Taman Bendera Pusaka yang merupakan gabungan dari 3 taman, yaitu: Taman Langsat, Ayodya dan Leuser, pada Jumat (8/8/2025) lalu.

Baca Juga: The Papandayan Jazz Fest 2025 Digelar Awal Oktober, Hadirkan Puluhan Musisi Lintas Genre, Berikut Daftar Penampil dan Harga Tiketnya!

Peresmian tersebut diketahui dihadiri oleh Ketua DPRD DKI Jakarta, Khoirudin dan Ketua Umum (Ketum) PDIP, Megawati Soekarnoputri.

Pramono mengungkapkan alasannya menggunakan nama Taman Bendera Pusaka untuk nama penggabungan 3 taman, yaitu Taman Langsat, Ayodya, dan Leuser.

Pramono mengatakan, nama Bendera Pusaka dipilih karna pihaknya menginginkan ada taman yang memiliki nilai dan pesan sejarah.

"Kenapa dinamakan Taman Bendera Pusaka? Karena kami menginginkan ada taman yang tematik, apa itu tematik? Ada pesan sejarahnya, historisnya," kata Pramono. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.