Jakarta

Pengolah Sampah RDF Rorotan Bakal Kembali Operasi Rabu Besok, Komisi D DPRD DKI Minta Pemprov Pastikan Mitigasi Bau Tak Sedap

Yasmina Nuha | 23 September 2025, 16:24 WIB
Pengolah Sampah RDF Rorotan Bakal Kembali Operasi Rabu Besok, Komisi D DPRD DKI Minta Pemprov Pastikan Mitigasi Bau Tak Sedap

AKURAT JAKARTA - Fasilitas Refuse Derived Fuel (RDF) Plant Rorotan yang keberadaannya menjadi kontroversial akan kembali diresmikan operasinya pada Rabu, 24 September 2025 besok.

Sebelumnya, warga di wilayah sekitar mengkhawatirkan dampak keberadaan RDF yang dianggap menimbulkan aroma tidak sedap.

Meskipun, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta, khususnya melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) berkali-kali telah memastikan keamanannya.

Baca Juga: Pemprov DKI Jakarta Bakal Bangun 23.000 Hunian Rumah Baru, Kerjasama dengan Kementerian Perumahan

Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta, Bun Joi Phiau, meminta agar Pemprov Jakarta memastikan lagi bahwa alat-alat untuk memitigasi kemunculan bau tak sedap di RDF Plant Rorotan berfungsi optimal dalam mencegah aroma sampah tersebar ke luar.

"Kembali kami ingin mengingatkan agar pengoperasian RDF Rorotan yang rencananya akan diresmikan dalam waktu dekat jangan sampai mengganggu kenyamanan warga," kata Bun dalam keterangannya, dikutip Selasa (23/9/2025).

"Pemprov DKI, khususnya melalui DLH perlu memastikan bahwa alat-alat yang dipasang untuk menghilangkan bau tidak sedap dan mencegahnya keluar ke wilayah pemukiman warga sudah dapat berfungsi secara optimal," imbuhnya.

Bun menilai, masalah sampah sudah memasuki tahap kronis di Jakarta, sehingga membutuhkan solusi untuk mengatasinya.

Baca Juga: RSUD Balaraja Luncurkan Program Pelatran Omah Lansia, Bupati Maesyal Minta Seluruh Jajaran Tingkatkan Layanan Kesehatan Terbaik

Namun, ia mengatakan bahwa kehadiran RDF Plant Rorotan sebagai solusinya jangan malah menambah masalah baru yang berkaitan dengan kesehatan dan keselamatan warga.

"Tak bisa dipungkiri bahwa Jakarta mumbutuhkan solusi terhadap masalah sampah yang sudah menggunung ini. Namun, RDF Plant Rorotan jangan malah menambah masalah baru dengan terciptanya suatu kondisi di mana kehidupan para warga di sekitarnya terganggu oleh bau yang ditimbulkan dari sana," ujar Bun.

"Kami ingin fasilitas RDF Plant ini berjalan dan mengolah sampah yang dihasilkan oleh warga Jakarta. Tapi, di satu sisi, juga dengan memastikan penduduk-penduduk di sekitarnya dapat hidup dengan tenang tanpa diganggu oleh pemandangan asap hitam pekat dan bau tak sedap seperti kemarin-kemarin," lanjutnya.

Politikus PSI juga mengingatkan bahwa alat-alat di RDF Plant Rorotan dibeli mahal dan memiliki spesifikasi-spesifikasi taraf internasional.

Baca Juga: Pakar ITB Sebut RDF Plant Rorotan Gunakan Teknologi Pengendali Emisi Super Canggih, Dijamin Aman Bagi Lingkungan dan Kesehatan

Dengan itu, ia berharap alat-alat tersebut dapat berfungsi semaksimal mungkin dalam menghilangkan bau sampah dari dalam fasilitasnya.

"Alat-alat yang dipasang di RDF Rorotan ini harganya mahal dan dibeli dengan menggunakan uang pajak masyarakat. Sehingga, ketika sudah dipasang, maka harus dapat berfungsi semaksimal mungkin untuk menghilangkan bau sampah yang dahulu menyebar ke lingkungan di sekitarnya," pungkasnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.