Jakarta

Pemprov DKI Terima Bantuan Ambulans Listrik dari Yayasan LINE, Gubernur Pramono: Ini Pertama yang Kita Punya

Yasmina Nuha | 9 Oktober 2025, 12:50 WIB
Pemprov DKI Terima Bantuan Ambulans Listrik dari Yayasan LINE, Gubernur Pramono: Ini Pertama yang Kita Punya

AKURAT JAKARTA - Gubernur Jakarta, Pramono Anung, menerima bantuan ambulans listrik dari Yayasan Life After Mine (LINE) di Pendopo Balai Kota Jakarta, pada Rabu (8/10/2025).

Ini menjadi ambulans listrik pertama yang akan dioperasikan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

Dalam kesempatan tersebut, Pramono mengapresiasi Yayasan LINE yang turut memperkuat sistem layanan kesehatan di Jakarta, khususnya di bidang kegawatdaruratan medis.

Baca Juga: Legok Masuk Nominasi Desa Antikorupsi yang Digelar KPK, Wabup Intan: Bisa Jadi Contoh Tata Kelola Pemerintahan Bersih, Transparan dan Akuntabel

"Jadi, ini adalah ambulans listrik pertama yang akan dioperasikan oleh Pemerintah DKI Jakarta. Sehingga, secara khusus, Pak Mochammad Bihar (Kepala Yayasan LINE), kami berterima kasih banget," ujar Pramono.

"Ini sebagai wujud kerja sama antara swasta dengan pemerintah bersinergi untuk memberikan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan," imbuhnya.

Melalui UPT Pusat Krisis dan Kegawatdaruratan Kesehatan Daerah (PK3D), kata Pramono, saat ini Dinas Kesehatan mengoperasikan 96 unit ambulans advance yang melayani kebutuhan pra-hospital, evakuasi antarfasilitas kesehatan, serta hadir di berbagai kegiatan besar, baik nasional maupun internasional.

"Saya berpesan supaya ini dirawat dengan baik. Ini menjadi model awal, karena kalau nanti memang secara signifikan beroperasi dengan baik, tentunya untuk selanjutnya kita akan memulai menggunakan ambulans listrik. Ini merupakan ambulans yang ke-97 yang dioperasikan oleh Pemerintah DKI Jakarta," tuturnya.

Baca Juga: Prediksi Skor Ceko vs Kroasia di Kualifikasi Piala Dunia 2026, 10 Oktober: Duel Penentu Puncak Grup L

Politikus PDIP itu menuturkan, penggunaan ambulans listrik sejalan dengan komitmen Jakarta menuju transisi energi hijau dan kota berketahanan iklim (climate-resilient city). Kehadiran ambulans listrik mendukung terciptanya udara Jakarta yang bersih dan sehat.

Sementara itu, Ketua Yayasan LINE, Mochammad Bihar, mengatakan, ambulans listrik yang diserahkan merupakan langkah kecil, tetapi punya arti besar dalam upaya menuju masa depan lebih hijau, sehat, dan berkelanjutan.

"Dari sisi performa, ambulans ini memiliki daya tempuh hingga 300 kilometer dalam sekali pengisian daya. Proses pengisian daya didukung oleh fitur basis charging, mencapai 20-80 persen dalam waktu 80 menit, dan pengisian standar 220V 16A," kata Bihar.

"Penyerahan ambulans listrik ini bukan hanya simbol kerja sama, tapi juga komitmen kami untuk memperluas dampak sosial positif, bahwa transisi energi bersih juga bisa hadir di sektor pelayanan kesehatan," sambungnya.

Bihar berharap, ambulans ini menjadi aset bermanfaat bagi masyarakat Jakarta serta mendukung kegiatan layanan medis yang berkelanjutan.

Baca Juga: Serunya Keliling Jakarta dari Atas Bus Terbuka, Ini Panduan Pesan Tiket Open Top Tour Secara Online

"Saya percaya kemajuan masyarakat tidak hanya dibangun melalui inovasi, tapi juga melalui kolaborasi," tandasnya.

"Kami percaya sektor swasta, pembangun sosial, dan pemerintah memiliki peran yang saling melengkapi dan membangun sistem layanan publik yang tangguh dan berkelanjutan," lanjutnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.