Tingkat Pengangguran Jakarta Turun Jadi 6,05% per Agustus 2025, Gubernur Pramono Ungkap Kunci Suksesnya

AKURAT JAKARTA - Gubernur Jakarta, Pramono Anung, mengklaim bahwa Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Ibu Kota mengalami penurunan signifikan hingga Agustus 2025.
Berdasarkan data terbaru hingga Agustus 2025, TPT Jakarta kini berada di angka 6,05 persen. Angka ini turun dari posisi sebelumnya di Februari 2025 yang masih di angka 6,18 persen.
"Tingkat Pengangguran Terbuka Jakarta juga mengalami penurunan menjadi 6,05 persen pada bulan Agustus 2025," ujar Pramono dalam konferensi pers APBD 2025 DKI Jakarta di Balai Kota Jakarta, Jumat (21/11/2025).
Baca Juga: Distamhut DKI Tebang 163 Pohon Kategori Sangat Berbahaya, Rawan Tumbang Saat Cuaca Ekstrem
Ia menuturkan, langkah Pemprov DKI Jakarta dalam menyelenggarakan 14 kali job fair secara berturut-turut menjadi kunci utama dalam penyerapan tenaga kerja.
"Penurunan ini tentunya tidak lepas dari apa yang kami lakukan dengan job fair yang sudah 14 kali berturut-turut," tukasnya.
Selain job fair untuk masyarakat umum, kata Pramono, Pemprov DKI juga menunjukkan komitmen inklusivitas dengan menggelar bursa kerja khusus bagi penyandang disabilitas.
"Kemudian juga job fair khusus untuk disabilitas, yang alhamdulillah kemarin bisa merekrut sampai dengan 150 pekerja disabilitas," jelasnya.
Selain didorong oleh kegiatan job fair, penurunan pengangguran juga diperkuat oleh kinerja investasi yang melonjak signifikan menjadi Rp204,13 triliun.
Aktivitas investasi ini tercatat mampu menyerap sebanyak 338.310 tenaga kerja di Jakarta.
"Yang juga menggembirakan adalah aktivitas investasi yang menyerap, aktivitas investasi tersebut menyerap tenaga kerja kurang lebih 338.310 tenaga kerja," katanya.
Pramono juga menyoroti sektor-sektor yang paling banyak menyumbang penyerapan tenaga kerja, yaitu perdagangan, akomodasi, makanan dan minuman, hingga transportasi.
"Pertumbuhan positif di sektor ini, mempertegas peran Jakarta sebagai kota jasa dan sekaligus sebagai hub perdagangan regional," pungkasnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor Kepulauan Faroe vs Kazakhstan di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Punya Modal Kandang Kuat
- 2Prediksi Skor Islandia vs Estonia di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Incar Awal Positif
- 3Prediksi Skor Kosovo vs Irlandia di UNL, 25 September 2026: Duel Perdana yang Sulit Diprediksi
- 4Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di UNL, 25 September 2026: Dapatkah Khvicha Kvaratskhelia Menjadi Pembeda?
- 5Prediksi Skor Armenia vs Latvia di UNL, 25 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Tanpa Kemenangan?
- 6Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di UNL, 26 September 2026: Mampukah The Brave Falcons Lanjutkan Tren Positif?
- 7Prediksi Skor Andorra vs Malta di UNL, 24 September 2026: Mampukah Tim Tamu Pertahankan Rekor Tak Terkalahkan?
- 8Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg di UNL, 26 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Amankan Kemenangan Perdana?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!

