Politisi Golkar Sardi Wahab Dampingi Mendagri Percepat Pemulihan Bencana di Aceh

AKURAT JAKARTA — Politisi Partai Golkar yang juga Anggota DPRD DKI Jakarta, Sardi Wahab, menunjukkan komitmen nyata dalam aksi kemanusiaan di tanah kelahirannya.
Tokoh asal Gayo ini mendampingi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian meninjau langsung proses pemulihan pascabencana hidrometeorologi di Kabupaten Bener Meriah dan Aceh Tengah, Senin (12/1/2026).
Pertemuan yang berlangsung di Bandara Rembele tersebut juga dihadiri oleh birokrat kreatif, Irmansyah.
Kehadiran Sardi Wahab di tengah masa tanggap darurat ini bertujuan untuk menguatkan koordinasi antara pemerintah pusat dan jejaring pemangku kepentingan di Jakarta guna mempercepat rekonstruksi daerah terdampak.
Birokrat Irmansyah mengungkapkan bahwa Mendagri Tito Karnavian memberikan apresiasi khusus atas inisiatif Sardi Wahab yang terjun langsung ke lapangan.
Sebagai putra daerah, peran Sardi dinilai krusial dalam menjembatani kebutuhan warga dengan kebijakan di tingkat pusat.
"Pak Mendagri sempat memuji peran Sardi Wahab selaku putra daerah yang sangat peduli. Kami berbincang mendalam mengenai percepatan penanganan dampak bencana hidrometeorologi ini," ujar Irmansyah di Bener Meriah.
Diketahui, politisi Golkar tersebut telah berada di Aceh Tengah selama hampir dua minggu terakhir.
Sardi fokus menyisir desa-desa yang terdampak parah, terutama di kawasan seputaran Danau Lut Tawar dan wilayah sekitarnya, guna memastikan bantuan dan upaya pemulihan berjalan tepat sasaran.
Melalui peran strategisnya di legislatif DKI Jakarta dan kedekatannya dengan pucuk pimpinan nasional, Sardi Wahab berupaya memastikan perhatian negara hadir nyata bagi masyarakat Gayo.
Langkah ini diharapkan mampu mengembalikan taraf hidup masyarakat agar dapat kembali beraktivitas dengan layak pascabencana.
Pemprov Aceh dan pemerintah kabupaten setempat menyambut baik sinergi lintas sektoral ini. Koordinasi antara Mendagri dan tokoh pusat asal daerah seperti Sardi Wahab diharapkan dapat memangkas jalur birokrasi dalam proses pencairan dana bantuan serta percepatan pembangunan infrastruktur yang rusak. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di UNL, 28 September 2026: Duel Penentu Kemenangan Kedua di Yerevan
- 2Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe di UNL, 29 September 2026: Duel Ketat Minim Gol di Chisinau
- 3Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UNL, 27 September 2026: Duel Seru di Kaunas!
- 4Prediksi Skor Georgia vs Ukraina di UNL, 28 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit di Tbilisi?
- 5Prediksi Skor Belgia vs Prancis di UNL, 29 September 2026: Tanpa Mbappe, Les Bleus Diuji di Brussels
- 6Prediksi Skor Turki vs Italia di UNL, 29 September 2026: Duel Dua Tim yang Sama-Sama Tertekan
- 7Prediksi Skor Irlandia Utara vs Hungaria di UNL, 29 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Lanjutkan Momentum Kemenangan?
- 8Prediksi Skor Latvia vs Siprus di UNL, 28 September 2026: Duel Tim yang Sama-Sama Ingin Bangkit
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!



