Imbas DBH dari Pusat Dipotong Rp 15 Triliun, Kadishub Sebut Anggaran Subsidi Transjakarta Hanya Cukup untuk 9 Bulan

AKURAT JAKARTA - Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta mengakui anggaran subsidi Transjakarta saat ini baru mampu menjamin operasional layanan hingga sekitar sembilan bulan ke depan.
Kondisi tersebut terjadi akibat pemangkasan Dana Bagi Hasil (DBH) dari pemerintah pusat yang berdampak langsung pada kemampuan fiskal daerah.
Kepala Dishub DKI Jakarta, Syafrin Liputo, mengatakan, efisiensi anggaran tidak terhindarkan setelah DBH dipotong hingga sekitar Rp 15 triliun.
Akibatnya, subsidi untuk transportasi publik massal seperti TransJakarta, MRT Jakarta, dan LRT Jakarta belum dapat diakomodasi secara penuh dalam APBD murni.
"Untuk TransJakarta sendiri kami perhitungkan baru bisa meng-cover sekitar sembilan bulan. Oleh sebab itu, untuk triwulan keempat nanti kita harapkan bisa ditutupi dari pembahasan APBD Perubahan," kata Syafrin kepada wartawan, dikutip Kamis (15/1/2026).
Namun, Syafrin menegaskan pemenuhan subsidi transportasi tetap menjadi komitmen Gubernur Jakarta, Pramono Anung.
Menurutnya, pembahasan APBD Perubahan nantinya diharapkan dapat mengamankan keberlanjutan layanan hingga akhir tahun.
"Ini menjadi komitmen Pak Gubernur untuk pemenuhan subsidi transportasi. Jadi kami optimistis kebutuhan di triwulan keempat bisa dipenuhi," ujarnya.
Terkait penambahan subsidi di APBD Perubahan memungkinkan direalisasikan, ia menegaskan pihaknya mampu melakukannya.
Di tengah keterbatasan anggaran, Pemprov DKI memastikan upaya efisiensi tidak akan berdampak pada kualitas layanan transportasi publik.
Syafrin menegaskan, langkah penghematan dilakukan tanpa mengurangi layanan yang sudah diterima masyarakat.
"Subsidi terus kita lakukan efisiensi tentunya, tetapi tidak mengurangi layanan yang diberikan dan atau yang telah diterima masyarakat saat ini," tukasnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor Kazakhstan vs Kepulauan Faroe di UNL, 6 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Tanpa Kemenangan?
- 2Prediksi Skor Kroasia vs Spanyol di UNL, 7 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan 0-7?
- 3Prediksi Skor Inggris vs Ceko di UNL, 7 Oktober 2026: Mampukah The Three Lions Lanjutkan Tren Gemilang?
- 4Raker HAPPI Jatim 2026, Prof Zainul Hidayah Terpilih Jadi Ketua
- 5Kebakaran Menteng Atas: 74 Warga Masih Mengungsi, Golkar DKI Siapkan Konsumsi dan Kebutuhan Mendesak Lainnya
- 6Pimpin Apel Oktober 2026, Bupati Tangerang Beri Peringatan Keras: Tak Boleh Ada Asbak di Ruang Pelayanan
- 7Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Tapi Mengapa Ranking FIFA Indonesia Tidak Naik? Ini Penjelasannya!
- 8Tinjau Kebakaran di Menteng Atas, Legislator Golkar Basri Baco Dorong Mobil Pemadam Ada di Tiap Kelurahan
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!

