Transjakarta Amankan Dua Pria Pelaku Masturbasi di Koridor 1A, Langsung Diserahkan ke Polisi

AKURAT JAKARTA – Dua pria dilaporkan melakukan perbuatan asusila dengan bermasturbasi di dalam bus Transjakarta koridor 1A rute Balai Kota–Pantai Maju pada Kamis (15/1/2026).
Setelah menerima laporan dari pelanggan, petugas Transjakarta bergerak cepat dan berhasil mengamankan terduga pelaku di lokasi.
PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) menegaskan tidak mentoleransi segala bentuk tindakan asusila di area layanannya.
Baca Juga: 5000 Runner Ramaikan HS Run Lampung, Surya Grup Siap Gelar Ajang Lari di Berbagai Kota
Sebagai langkah tegas, pelaku langsung diserahkan kepada Kepolisian Resor (Polres) Metro Jakarta Utara untuk diproses sesuai hukum yang berlaku.
Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani, mengatakan respons cepat tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga keamanan dan kenyamanan pelanggan.
"Kami tidak memberikan ruang sedikit pun bagi tindakan asusila di dalam layanan kami. Petugas telah dilatih untuk merespons situasi darurat, dan saat ini oknum pelaku sudah berada dalam penanganan Polres Metro Jakarta Utara," kata Ayu dalam keterangan pers, Sabtu (17/1/2026).
Baca Juga: Ketua Zaki Pimpin Rapat Harian Golkar Jakarta, Bahas Sayap Partai hingga Persiapan Ramadhan
Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada korban atas ketidaknyamanan yang dialami selama menggunakan layanan Transjakarta.
Menurut Ayu, pramusapa Transjakarta di lapangan telah dibekali sertifikasi garda pratama sebagai bagian dari penguatan sistem keamanan.
Selain itu, Transjakarta terus meningkatkan pengawasan melalui kehadiran petugas di area layanan serta pemantauan kamera pengawas (CCTV) di dalam bus dan halte.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari evaluasi berkelanjutan untuk mencegah kejadian serupa terulang.
Transjakarta turut mengapresiasi keberanian pelanggan yang melaporkan kejadian tersebut. Partisipasi aktif masyarakat dinilai sangat penting dalam menciptakan transportasi publik yang aman dan nyaman.
"Pelanggan diimbau tidak ragu melaporkan gangguan keamanan atau ketidaknyamanan melalui petugas di lapangan maupun call center 1500-102 agar dapat segera ditindaklanjuti," tandas Ayu. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor Torino vs Udinese di Serie A, 13 Oktober 2026: Mampukah Granata Bangkit di Kandang?
- 2Prediksi Skor Coventry City vs Newcastle United di Premier League, 13 Oktober 2026: Mampukah The Sky Blues Menghentikan Dominasi The Magpies?
- 3Prediksi Skor Levante vs Sevilla di La Liga, 13 Oktober 2026: Duel Dua Tim Terluka di Ciudad de Valencia
- 4Prediksi Skor RB Leipzig vs PSV Eindhoven di UCL, 14 Oktober 2026: Mampukah Die Roten Bullen Melanjutkan Pesta Gol?
- 5Prediksi Skor Atalanta vs Venezia di Serie A, 12 Oktober 2026: Mampukah La Dea Mengakhiri Tren Negatif?
- 6Prediksi Skor RC Lens vs Sporting CP di UCL, 13 Oktober 2026: Rekor Kandang Les Sang et Or Diuji The Lions
- 7Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha di UCL, 13 Oktober 2026: Mampukah Rekor Kandang Tuan Rumah Menjadi Pembeda?
- 8Prediksi Skor Villarreal vs Napoli di UCL, 14 Oktober 2026: Mampukah El Submarino Amarillo Menghentikan Kebangkitan Partenopei?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!







